Upaya membangun budaya sadar bencana sejak dini terus diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi dan Pembentukan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang digelar pada Rabu, 11 Februari 2026 di wilayah Desa Miagan, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan lingkungan pendidikan terhadap potensi risiko bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi berbagai pihak, yakni BPBD Kabupaten Jombang, BPBD Provinsi Jawa Timur, DPRD Komisi A Jawa Timur, SRPB Jawa Timur, serta SMKN Mojoagung. Sinergi lintas lembaga ini menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan sekolah sebagai ruang belajar yang tidak hanya nyaman, tetapi juga aman dan tangguh terhadap ancaman bencana.
Rangkaian kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta, yang kemudian dilanjutkan dengan pembukaan resmi program SPAB. Dalam sambutannya, perwakilan DPRD Komisi A Jawa Timur, BPBD Provinsi Jawa Timur, Kalaksa BPBD Jombang, serta Kepala Sekolah SMKN Mojoagung menekankan pentingnya peran sekolah dalam membangun generasi yang memiliki pemahaman risiko serta kemampuan bertindak cepat dan tepat saat terjadi keadaan darurat.
Materi utama yang disampaikan mencakup konsep SPAB sebagai sistem perlindungan berbasis satuan pendidikan, yang menitikberatkan pada aspek pencegahan, kesiapsiagaan, dan respons bencana di lingkungan sekolah. Peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai pertolongan pertama, sebagai keterampilan dasar yang sangat dibutuhkan untuk meminimalkan dampak cedera saat terjadi situasi darurat.
Selain itu, siswa diperkenalkan pada MOSIPENA, sebagai bagian dari penguatan literasi kebencanaan dan peran generasi muda dalam penyebaran informasi keselamatan. Kegiatan semakin aplikatif melalui sesi penyusunan kajian risiko bencana, di mana peserta diajak mengidentifikasi potensi ancaman di sekitar lingkungan sekolah serta merumuskan langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk satuan pendidikan yang memiliki sistem kesiapsiagaan yang terstruktur, didukung oleh pengetahuan, keterampilan, dan koordinasi yang baik antara pihak sekolah dan pemangku kepentingan. Program SPAB bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian penting dari upaya jangka panjang dalam membangun ketahanan masyarakat dari sektor pendidikan.
BPBD Kabupaten Jombang menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terbentuknya lebih banyak sekolah aman bencana, sehingga keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik dapat terjamin dalam kondisi apa pun.