Upaya membangun budaya sadar bencana di lingkungan pendidikan terus digencarkan oleh BPBD Kabupaten Jombang. Salah satunya melalui kegiatan simulasi dan sosialisasi pencegahan kebakaran yang kali ini dilaksanakan di MAN 10 Jombang, Kecamatan Bandarkedungmulyo.

Kegiatan ini diikuti oleh para siswa dan tenaga pendidik dengan penuh antusias. Diawali dengan sambutan dari perwakilan guru pendamping, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang mengenai peran dan tugas petugas damkar dalam menangani berbagai kondisi darurat.

Para peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan secara teori, tetapi juga diajak untuk mengenal langsung berbagai peralatan pemadam kebakaran yang biasa digunakan di lapangan. Hal ini memberikan pengalaman baru bagi siswa dalam memahami bagaimana proses penanganan kebakaran dilakukan secara nyata.

Puncak kegiatan ditandai dengan sesi simulasi, di mana siswa diperlihatkan langkah-langkah penanganan kebakaran secara langsung. Simulasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata tentang kondisi darurat serta melatih kesiapan peserta dalam menghadapi situasi serupa. Dengan pendekatan yang interaktif, siswa menjadi lebih mudah memahami pentingnya tindakan cepat dan tepat saat terjadi kebakaran.

Selain itu, sosialisasi juga menekankan pentingnya pencegahan kebakaran sejak dini, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Edukasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bersama untuk lebih berhati-hati terhadap potensi penyebab kebakaran.

Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Jombang berharap para siswa dapat menjadi agen perubahan yang mampu menyebarkan pengetahuan tentang keselamatan dan kesiapsiagaan kepada lingkungan sekitar. Edukasi semacam ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan masyarakat yang tangguh dan siap menghadapi bencana.

#KitajagaALAMjagakita
#tetepsemangatanposambat
#PantangPulangSebelumPadam