Sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang pencarian dan pertolongan di perairan, BPBD Kabupaten Jombang melalui Unit Pusdalops PB bekerja sama dengan UKM Green Campus Universitas PGRI Jombang (UPJB) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Tanggap Bencana Water Rescue di kawasan Waduk Grojokan, Dusun Gembyong, Desa Plabuhan, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, pada Minggu, 14 Juni 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan dan peningkatan kemampuan dasar kebencanaan bagi mahasiswa dan relawan muda agar memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kesiapan dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya yang berkaitan dengan kecelakaan dan penyelamatan di lingkungan perairan. Mengingat wilayah Kabupaten Jombang memiliki sejumlah sungai, waduk, dan kawasan rawan banjir, kemampuan Water Rescue menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki oleh calon relawan kebencanaan.

Pelatihan diawali dengan keberangkatan tim dan peserta menuju lokasi kegiatan pada pagi hari. Setibanya di Waduk Grojokan, seluruh peserta mengikuti sesi pemanasan dan pengarahan teknis yang bertujuan untuk memastikan kesiapan fisik maupun mental sebelum memasuki materi praktik. Peserta kemudian dibagi ke dalam beberapa kelompok guna mempermudah proses pembelajaran dan meningkatkan efektivitas pelatihan lapangan.

Materi utama dalam kegiatan ini berfokus pada praktik penyelamatan korban di air (water rescue), mulai dari pengenalan risiko dan potensi bahaya di perairan, teknik keselamatan diri, penggunaan alat bantu penyelamatan, hingga simulasi evakuasi korban dalam berbagai skenario kedaruratan. Instruktur dari BPBD Kabupaten Jombang memberikan pembekalan langsung mengenai prosedur operasi penyelamatan yang aman, cepat, dan efektif sesuai standar keselamatan yang berlaku.

Melalui simulasi lapangan, peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga merasakan pengalaman langsung dalam melakukan teknik penyelamatan korban di perairan. Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk melatih kemampuan koordinasi tim, komunikasi lapangan, pengambilan keputusan dalam kondisi darurat, serta penerapan prinsip keselamatan bagi penolong maupun korban.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, pelatihan ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya budaya kesiapsiagaan bencana di kalangan generasi muda. Dengan semakin banyaknya relawan yang memiliki kemampuan dasar Water Rescue, diharapkan respon terhadap kejadian darurat di wilayah Kabupaten Jombang dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan profesional.

BPBD Kabupaten Jombang mengapresiasi antusiasme peserta serta dukungan dari UKM Green Campus UPJB yang terus aktif berkolaborasi dalam pengembangan kapasitas kebencanaan. Sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan komunitas relawan merupakan langkah strategis dalam mewujudkan masyarakat yang tangguh terhadap bencana.

Kegiatan pelatihan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh semangat hingga selesai. Setelah seluruh rangkaian praktik dan evaluasi lapangan dilaksanakan, peserta bersama tim melakukan pengemasan peralatan dan kembali ke markas masing-masing dengan membawa pengalaman serta pengetahuan baru yang diharapkan dapat menjadi bekal dalam mendukung kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan bencana di masa mendatang.

#KitajagaALAMjagakita
#tetepsemangatanposambat
#PantangPulangSebelumPadam