Jombang – Upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang penanggulangan bencana terus dilakukan oleh BPBD Kabupaten Jombang. Melalui Unit Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jombang bersama UKM Green Campus Universitas PGRI Jombang (UPJB), diselenggarakan kegiatan Pelatihan Tanggap Bencana Water Rescue yang bertempat di Gedung E Universitas PGRI Jombang pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun kesiapsiagaan generasi muda terhadap berbagai potensi bencana, khususnya kejadian yang berkaitan dengan lingkungan perairan. Pelatihan diikuti oleh mahasiswa dan anggota organisasi kemahasiswaan yang memiliki minat dalam bidang kebencanaan, kerelawanan, dan pencarian serta pertolongan (Search and Rescue/SAR).
Acara diawali dengan sesi pembukaan yang diisi dengan penyampaian tujuan kegiatan serta pentingnya peningkatan kapasitas relawan muda dalam menghadapi kondisi darurat. Dalam kesempatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman bahwa keberhasilan penanganan bencana tidak hanya bergantung pada peralatan dan teknologi, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan yang memadai.
Materi pertama membahas Dasar-Dasar Penanggulangan Bencana, yang memberikan wawasan mengenai siklus manajemen bencana mulai dari mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi. Peserta juga diperkenalkan dengan berbagai potensi ancaman bencana yang ada di wilayah Kabupaten Jombang serta pentingnya peran masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana.
Selanjutnya, peserta menerima materi Dasar-Dasar Search and Rescue (SAR) yang membahas prinsip-prinsip pencarian dan pertolongan, keselamatan personel, manajemen operasi lapangan, serta teknik dasar yang harus dimiliki oleh seorang relawan ketika terlibat dalam operasi penyelamatan. Materi ini menjadi fondasi penting sebelum peserta memasuki pembelajaran yang lebih spesifik terkait penyelamatan di lingkungan perairan.
Pada sesi utama, peserta mendapatkan materi Water Rescue yang membahas konsep dasar penyelamatan korban di air, pengenalan risiko operasi perairan, penggunaan alat keselamatan, teknik pertolongan awal, hingga prosedur keselamatan bagi penolong. Materi disampaikan secara interaktif sehingga peserta dapat memahami pentingnya penguasaan teknik yang benar guna meminimalkan risiko bagi korban maupun petugas penyelamat.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi. Peserta aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pengalaman terkait aktivitas kerelawanan dan kebencanaan. Selain memperkuat pengetahuan teoritis, pelatihan ini juga menjadi sarana membangun semangat kolaborasi antara BPBD Kabupaten Jombang dan kalangan akademisi dalam menciptakan relawan yang tangguh, profesional, dan siap diterjunkan ketika terjadi situasi darurat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu memahami prinsip-prinsip dasar operasi penyelamatan, meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam setiap kegiatan SAR, serta menjadi agen edukasi kebencanaan di lingkungan kampus maupun masyarakat. Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan komunitas relawan menjadi modal penting dalam mewujudkan masyarakat yang tangguh menghadapi bencana.
Pelatihan ditutup dengan sesi pembekalan untuk kegiatan lanjutan yang akan dilaksanakan pada hari berikutnya. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu berkontribusi secara nyata dalam mendukung upaya penanggulangan bencana dan penyelamatan di wilayah Kabupaten Jombang maupun daerah lainnya.
#KitajagaALAMjagakita
#tetepsemangatanposambat
#PantangPulangSebelumPadam


