Upaya membangun budaya sadar bencana terus digencarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jombang melalui kegiatan sosialisasi dan simulasi kebakaran serta pengetahuan dasar kebencanaan. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di lingkungan MTsN 15 Jombang, Desa Keras, Kecamatan Diwek, pada Minggu, 12 April 2026.
Kegiatan ini menyasar para siswa sebagai generasi muda agar memiliki pemahaman dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, khususnya kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Setibanya di lokasi, tim terlebih dahulu berkoordinasi dengan panitia kegiatan guna memastikan pelaksanaan berjalan lancar dan sesuai rencana.
Dalam kegiatan ini, Pusdalops BPBD Jombang memberikan materi pengetahuan dasar kebencanaan, meliputi pengenalan jenis-jenis bencana, potensi risiko di lingkungan sekitar, serta langkah-langkah mitigasi dan kesiapsiagaan. Sementara itu, tim pemadam kebakaran memberikan materi khusus terkait kebakaran, mulai dari penyebab terjadinya kebakaran, upaya pencegahan, hingga teknik penanganan awal menggunakan peralatan sederhana.
Tidak hanya teori, kegiatan ini juga dilengkapi dengan simulasi kebakaran yang melibatkan peserta secara langsung, sehingga mereka dapat memahami praktik evakuasi dan penanganan awal secara lebih nyata. Para siswa diajak untuk mengenali situasi darurat, melakukan evakuasi dengan tertib, serta memahami pentingnya koordinasi saat terjadi bencana.
Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi kebencanaan sejak dini sangat penting dalam membentuk generasi yang tanggap dan siap menghadapi berbagai potensi bencana.
Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Jombang berharap dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, tangguh, dan siap siaga, sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam upaya pengurangan risiko bencana di masyarakat.
#KitajagaALAMjagakita
#tetepsemangatanposambat
#PantangPulangSebelumPadam

