Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya pencegahan kebakaran, Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang melaksanakan kegiatan edukasi dan sosialisasi kepada siswa-siswi SMP Negeri 2 Diwek. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 6 Juni 2026, mulai pukul 11.30 WIB hingga 13.30 WIB tersebut dilaksanakan di halaman SMP Negeri 2 Diwek, Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

Kegiatan edukasi ini merupakan salah satu bentuk komitmen BPBD Kabupaten Jombang melalui Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dalam membangun budaya sadar bencana sejak usia sekolah. Melalui pendekatan yang interaktif dan komunikatif, para siswa diberikan pemahaman mengenai bahaya kebakaran yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, baik di lingkungan rumah, sekolah, maupun tempat umum.

Acara diawali dengan sambutan dari perwakilan guru pendamping yang menyampaikan apresiasi kepada Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut. Dalam sambutannya, pihak sekolah berharap materi yang diberikan dapat menambah wawasan siswa sekaligus membentuk karakter yang lebih peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan sekitar.

Selanjutnya, Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang memperkenalkan berbagai peralatan yang digunakan dalam tugas pemadaman dan penyelamatan. Para siswa tampak antusias mengikuti penjelasan mengenai fungsi peralatan pemadam kebakaran, perlengkapan keselamatan petugas, hingga kendaraan operasional yang digunakan saat menangani berbagai kejadian darurat. Selain memperkenalkan alat-alat pemadam kebakaran, tim juga memberikan gambaran mengenai tugas dan tanggung jawab seorang petugas pemadam kebakaran yang tidak hanya bertugas memadamkan api, tetapi juga melakukan berbagai operasi penyelamatan, evakuasi, dan penanganan kondisi darurat lainnya.

Pada sesi sosialisasi, peserta mendapatkan materi mengenai penyebab umum terjadinya kebakaran, langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, serta tindakan awal yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran. Tim juga mengajak para siswa untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik, tidak bermain api sembarangan, serta segera melaporkan kepada orang dewasa atau petugas terkait apabila menemukan potensi bahaya kebakaran.

Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan interaktif. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan seputar profesi pemadam kebakaran maupun cara menghadapi situasi darurat. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap pengetahuan kebencanaan dan keselamatan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi SMP Negeri 2 Diwek dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan menerapkan perilaku yang lebih peduli terhadap keselamatan serta mampu menyebarluaskan informasi terkait pencegahan kebakaran kepada keluarga dan masyarakat sekitar. Edukasi sejak dini menjadi langkah penting dalam membangun masyarakat yang lebih tangguh, siap siaga, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap potensi risiko bencana.

BPBD Kabupaten Jombang akan terus berupaya memperluas jangkauan edukasi kebencanaan ke berbagai kalangan masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, tangguh, dan berbudaya sadar bencana.