Upaya membangun budaya sadar keselamatan dan pencegahan kebakaran sejak usia dini terus dilakukan oleh BPBD Kabupaten Jombang melalui Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang. Pada Sabtu, 13 Juni 2026, dua lembaga pendidikan anak usia dini, yaitu TK Baitul Amin Perak dan TK Muslimat Al Iman Mojowarno, mengikuti kegiatan edukasi dan sosialisasi pencegahan bahaya kebakaran yang diselenggarakan di kawasan wisata edukatif Taman KebonRatu, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.
Kegiatan yang berlangsung secara bertahap ini bertujuan untuk memperkenalkan profesi pemadam kebakaran sekaligus memberikan pemahaman dasar mengenai pentingnya keselamatan dan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran. Dengan metode penyampaian yang interaktif, menyenangkan, dan disesuaikan dengan usia peserta, para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan oleh petugas.
Acara diawali dengan sambutan dari para guru pendamping yang menyampaikan apresiasi kepada Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang atas kesempatan belajar yang diberikan kepada anak-anak. Kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat karena mampu memberikan pengalaman baru sekaligus menanamkan nilai-nilai keselamatan sejak usia dini melalui pendekatan yang mudah dipahami.
Dalam sesi edukasi, petugas memperkenalkan berbagai peralatan pemadam kebakaran yang biasa digunakan saat bertugas di lapangan. Anak-anak diajak mengenal fungsi helm pemadam, baju pelindung, selang pemadam, hingga kendaraan operasional pemadam kebakaran. Momen ini menjadi daya tarik tersendiri karena para peserta dapat melihat secara langsung perlengkapan yang selama ini hanya mereka lihat melalui gambar atau media elektronik.
Selain mengenalkan peralatan, petugas juga menjelaskan tugas dan peran pemadam kebakaran dalam kehidupan masyarakat. Anak-anak diberikan pemahaman bahwa petugas pemadam kebakaran tidak hanya bertugas memadamkan api, tetapi juga melakukan berbagai operasi penyelamatan, membantu evakuasi saat keadaan darurat, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai keselamatan dan mitigasi bencana.
Tidak hanya diperuntukkan bagi siswa, kegiatan ini juga memberikan sosialisasi kepada guru dan wali murid mengenai langkah-langkah sederhana dalam mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan rumah tangga. Materi yang disampaikan meliputi penggunaan instalasi listrik yang aman, pengawasan terhadap peralatan memasak, pentingnya menyimpan bahan mudah terbakar dengan benar, serta tindakan awal yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Anak-anak terlihat aktif berinteraksi dengan petugas, mengajukan pertanyaan, serta mengikuti setiap penjelasan dengan rasa ingin tahu yang tinggi. Melalui pendekatan edukatif yang dikemas secara menyenangkan, pesan-pesan keselamatan dapat tersampaikan dengan baik tanpa mengurangi unsur hiburan bagi peserta.
Kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari komitmen BPBD Kabupaten Jombang dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran melalui pendidikan sejak usia dini. Diharapkan, pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi bekal berharga bagi anak-anak, guru, maupun keluarga dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman, waspada, dan tangguh terhadap risiko kebakaran.
Melalui sinergi antara dunia pendidikan dan petugas penyelamatan, budaya keselamatan dapat terus ditanamkan kepada generasi muda sebagai investasi penting dalam membangun masyarakat yang peduli, siap siaga, dan mampu menghadapi berbagai potensi keadaan darurat di masa mendatang.



