Upaya membangun generasi tangguh bencana terus dilakukan oleh BPBD Kabupaten Jombang melalui kegiatan sosialisasi dan simulasi pencegahan bahaya kebakaran yang menyasar kalangan pelajar. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di SMK Negeri 1 Gudo dengan melibatkan ratusan siswa-siswi yang mengikuti rangkaian edukasi secara aktif dan antusias.
Kegiatan diawali dengan proses koordinasi antara tim BPBD dengan panitia sekolah guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib dan efektif. Selanjutnya, sambutan dari Koordinator Pos Damkar Ngoro memberikan gambaran pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat, khususnya kebakaran yang bisa terjadi kapan saja, baik di lingkungan sekolah, rumah, maupun tempat umum.
Memasuki sesi utama, para siswa mendapatkan materi sosialisasi yang dikemas secara komunikatif dan mudah dipahami. Tim BPBD menjelaskan berbagai penyebab kebakaran yang sering terjadi, mulai dari kelalaian penggunaan listrik, kebocoran gas, hingga faktor lingkungan. Tidak hanya itu, siswa juga diberikan pemahaman tentang langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini, sehingga mampu meminimalisir risiko terjadinya kebakaran.
Yang membuat kegiatan ini semakin menarik adalah adanya simulasi langsung di lapangan. Para siswa diajak untuk melihat dan memahami bagaimana cara penanganan awal saat terjadi kebakaran, termasuk teknik dasar pemadaman api. Melalui simulasi ini, siswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman nyata yang dapat meningkatkan keberanian dan kesiapan mereka dalam menghadapi kondisi darurat.
Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak siswa yang aktif bertanya serta menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap materi yang disampaikan. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi kebencanaan dengan pendekatan interaktif mampu memberikan dampak positif dan mudah diterima oleh generasi muda.
Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Jombang berharap para siswa tidak hanya menjadi lebih sadar akan bahaya kebakaran, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, diharapkan mereka dapat turut serta dalam upaya pencegahan serta memberikan respon awal yang tepat saat menghadapi situasi darurat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen BPBD Jombang dalam memperluas edukasi kebencanaan ke berbagai lapisan masyarakat, khususnya dunia pendidikan, demi menciptakan lingkungan yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana.


