Tim Rescue BPBD Kabupaten Jombang kembali menunjukkan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan penyelamatan pada kondisi darurat dengan melakukan penanganan kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan seorang korban terjepit di dalam kendaraan. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Kedungdowo, Kabupaten Jombang, pada Kamis malam, 23 Juli 2026, dan membutuhkan proses evakuasi khusus menggunakan peralatan penyelamatan.
Informasi mengenai kejadian diterima setelah seorang warga melaporkan adanya kecelakaan lalu lintas kepada Pos Pemadam Kebakaran Ploso sekitar pukul 22.07 WIB. Mengingat adanya informasi bahwa terdapat korban yang terjepit di dalam kendaraan, laporan tersebut segera diteruskan kepada Pusdalops BPBD Kabupaten Jombang untuk mendapatkan penanganan cepat oleh tim penyelamat.
Setelah menerima laporan pada pukul 22.20 WIB, Pusdalops BPBD Kabupaten Jombang segera melakukan koordinasi dengan pimpinan dan memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian menggunakan rescue car yang dilengkapi berbagai peralatan penyelamatan. Kecepatan mobilisasi menjadi faktor penting dalam operasi ini mengingat korban berada dalam kondisi terjepit sehingga memerlukan penanganan segera.
Tim tiba di lokasi sekitar pukul 22.40 WIB dan langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian serta unsur relawan yang telah berada di lokasi. Setelah dilakukan asesmen cepat terhadap kondisi kendaraan dan korban, petugas melaksanakan proses evakuasi dengan mengutamakan keselamatan personel maupun korban. Berbagai teknik penyelamatan diterapkan secara hati-hati agar proses pelepasan korban dari dalam kendaraan dapat dilakukan seefektif mungkin tanpa menimbulkan risiko tambahan.
Operasi penyelamatan berlangsung hingga pukul 23.52 WIB. Setelah korban berhasil dievakuasi dari dalam kendaraan, tim bersama petugas terkait segera melakukan proses penanganan lanjutan dengan membawa korban menuju RSUD Jombang untuk mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur. Selanjutnya, seluruh personel melakukan pengecekan akhir terhadap lokasi sebelum kembali ke markas.
Dalam pelaksanaan operasi ini, BPBD Kabupaten Jombang bekerja sama dengan berbagai unsur, di antaranya Unit Operasi Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Jombang, Pos Damkar Ploso, Polres Jombang, Polsek Ploso, Relawan EEA, serta masyarakat sekitar. Sinergi lintas instansi tersebut menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran proses penyelamatan di lapangan.
Penanganan kecelakaan lalu lintas dengan korban terjepit merupakan salah satu bentuk layanan penyelamatan (rescue) yang memerlukan keterampilan teknis, koordinasi yang baik, serta penggunaan peralatan khusus. Oleh karena itu, BPBD Kabupaten Jombang terus meningkatkan kapasitas personel dan kesiapan peralatan agar mampu memberikan respons cepat terhadap berbagai kondisi kedaruratan yang terjadi di wilayah Kabupaten Jombang.
BPBD Kabupaten Jombang juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara dengan mematuhi peraturan lalu lintas, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, serta meningkatkan kewaspadaan terutama saat berkendara pada malam hari. Langkah-langkah preventif tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko terjadinya kecelakaan yang berpotensi menimbulkan korban jiwa maupun luka berat.
Melalui pelayanan yang cepat, profesional, dan terkoordinasi, BPBD Kabupaten Jombang berkomitmen untuk terus hadir memberikan pertolongan kepada masyarakat dalam berbagai kondisi darurat, baik bencana, kebakaran, maupun operasi penyelamatan kemanusiaan.
Dengan semangat #KitajagaALAMjagakita, #tetepsemangatanposambat, dan #PantangPulangSebelumPadam, BPBD Kabupaten Jombang akan terus meningkatkan kualitas pelayanan penyelamatan demi mewujudkan Kabupaten Jombang yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai situasi darurat.


