Telah terjadi kebakaran pemukiman di Dusun Gambiran Selatan, RT.03 RW.01, Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang pada Senin, 2 Februari 2026, sekitar pukul 11.35 WIB. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kepulan asap dan api membesar dari rumah milik Bapak Nanang Murjoko. Dugaan awal kebakaran disebabkan oleh kebocoran gas LPG yang kemudian memicu api dan dengan cepat menjalar ke bagian bangunan dapur dan kamar tidur.
Upaya pemadaman awal sempat dilakukan secara swadaya oleh warga menggunakan peralatan seadanya. Namun, karena api semakin membesar dan sulit dikendalikan, salah satu warga segera melaporkan kejadian tersebut ke Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jombang. Laporan diterima oleh Pos Damkar Mojoagung dan segera diteruskan ke pimpinan untuk penanganan lebih lanjut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos Damkar Jombang dengan sigap memberangkatkan satu unit fire pumper truck dan satu unit supply truck beserta personel ke lokasi kejadian. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 11.35 WIB dan langsung melakukan pemadaman serta pembasahan untuk mencegah api kembali menyala. Berkat respons cepat dan koordinasi lintas unsur yang solid, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 12.50 WIB.
Kebakaran ini berdampak pada satu unit rumah dengan luas sekitar 6 x 8 meter persegi. Area yang terbakar meliputi bangunan dapur dan kamar tidur beserta isinya, termasuk dua unit kulkas, mesin cuci, genset, dua mesin potong rumput, satu unit sepeda motor, dan satu unit sepeda angin. Berdasarkan hasil investigasi awal, total kerugian material diperkirakan mencapai ± Rp50.000.000. Beruntung, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
Penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur, antara lain Pos Damkar Mojoagung dan Pos Damkar Jombang, Polsek Mojoagung, Koramil Mojoagung, Agen Bencana Provinsi Jawa Timur, perangkat desa, relawan SEMAR dan GATANA, serta dukungan aktif dari masyarakat setempat. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan penanganan kejadian ini secara cepat dan terkendali.
Pasca kejadian, api dinyatakan padam dan situasi di lokasi dalam kondisi aman. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap penggunaan gas LPG di lingkungan rumah tangga serta perlunya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana kebakaran. BPBD Kabupaten Jombang terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan upaya pencegahan dan segera melaporkan kejadian darurat agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.