Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Jombang kembali menunjukkan kesiapsiagaan dalam menangani situasi darurat dengan merespons cepat kejadian kebakaran yang terjadi di salah satu tempat usaha di wilayah Kecamatan Ngoro. Kebakaran terjadi pada Jumat (17/7/2026) dini hari di area PT. Wahyu Daya Mulya, tepatnya di Dusun Bakalan, Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang.
Peristiwa bermula sekitar pukul 01.35 WIB, ketika salah seorang karyawan pabrik melihat kobaran api muncul pada cerobong filter serbuk pengolahan kayu. Menyadari potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan pekerja serta fasilitas produksi, karyawan segera melakukan upaya pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan sistem hidran yang tersedia di lingkungan perusahaan. Namun, karena api terus membesar dan belum dapat dikendalikan, pihak perusahaan segera menghubungi Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Ngoro untuk meminta bantuan.
Laporan diterima petugas pada pukul 01.45 WIB dan langsung diteruskan kepada pimpinan sebagai dasar pelaksanaan operasi penanganan. Hanya berselang dua menit, tepat pukul 01.47 WIB, satu unit fire pumper truck beserta personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Tim tiba di lokasi pada pukul 01.55 WIB dan segera melakukan pemadaman serta pembasahan pada area cerobong filter yang terbakar guna mencegah api merambat ke bagian lain dari fasilitas pabrik yang menyimpan material mudah terbakar.
Berkat koordinasi yang baik antara petugas pemadam kebakaran dan pihak perusahaan, proses penanganan berlangsung aman dan terkendali. Setelah memastikan tidak ada lagi titik api maupun potensi kebakaran susulan, operasi dinyatakan selesai pada pukul 04.10 WIB, dan seluruh personel kembali ke markas.
Objek yang terdampak dalam kejadian ini adalah cerobong filter serbuk pengolahan kayu, sementara api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke area produksi lainnya. Keberhasilan penanganan ini menjadi bukti pentingnya sistem pelaporan yang cepat, kesiapan sarana proteksi kebakaran di lingkungan industri, serta respons sigap petugas pemadam kebakaran dalam meminimalkan risiko kerugian yang lebih besar.
Dalam pelaksanaan operasi, penanganan melibatkan personel dari Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Ngoro dengan dukungan penuh dari karyawan PT. Wahyu Daya Mulya. Satu unit fire pumper truck dikerahkan untuk mendukung proses pemadaman hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman.
BPBD Kabupaten Jombang mengimbau seluruh pelaku usaha, khususnya sektor industri yang menggunakan material mudah terbakar, agar rutin melakukan pemeriksaan terhadap sistem proteksi kebakaran, memastikan APAR dan hidran selalu dalam kondisi siap digunakan, serta meningkatkan kewaspadaan seluruh pekerja terhadap potensi munculnya sumber api. Langkah pencegahan yang baik, didukung dengan pelaporan yang cepat, merupakan kunci utama dalam mengurangi risiko terjadinya kebakaran yang dapat mengancam keselamatan jiwa maupun aset perusahaan.

