Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang melalui unit Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan kembali menunjukkan kesiapsiagaan dalam melindungi masyarakat dari potensi bahaya di lingkungan permukiman. Pada Selasa, 27 Januari 2026, tim gabungan dari Pos Damkar Mojoagung, Pos Damkar Ploso, dan Pos Damkar Jombang melaksanakan serangkaian operasi penyelamatan berupa evakuasi sarang tawon vespa di sejumlah wilayah Kabupaten Jombang.

Kegiatan ini dilaksanakan setelah adanya laporan dari warga yang merasa resah atas keberadaan sarang tawon berukuran besar di sekitar rumah mereka. Tawon jenis vespa dikenal memiliki tingkat agresivitas tinggi dan sengatannya dapat membahayakan kesehatan, bahkan berisiko fatal bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, maupun warga dengan riwayat alergi. Oleh karena itu, keberadaan sarang tawon di area permukiman padat penduduk menjadi ancaman serius yang memerlukan penanganan cepat dan profesional.

Laporan pertama diterima dari wilayah Kecamatan Mojoagung, disusul laporan dari Kecamatan Ngusikan, serta beberapa titik lain di Kecamatan Diwek. Informasi tersebut disampaikan oleh masyarakat melalui perangkat desa yang kemudian diteruskan kepada Pos Damkar setempat. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera melakukan koordinasi internal, pengecekan kesiapan personel, serta persiapan peralatan operasional sebelum diberangkatkan ke lokasi kejadian.

Dalam proses penanganan, tim penyelamat menggunakan perlengkapan pelindung diri khusus serta peralatan teknis untuk memastikan evakuasi dapat dilakukan secara aman dan terkendali. Operasi dilakukan secara bertahap di tiap lokasi, dimulai dari identifikasi posisi sarang, pengamanan area sekitar, hingga proses evakuasi sarang tawon. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa adanya korban jiwa maupun cedera, baik dari pihak petugas maupun masyarakat.

Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti nyata peran BPBD Jombang tidak hanya dalam penanggulangan bencana alam, tetapi juga dalam layanan penyelamatan non-kebakaran yang berhubungan langsung dengan keselamatan masyarakat sehari-hari. Layanan seperti ini merupakan bagian dari fungsi kemanusiaan yang terus diperkuat melalui peningkatan kesiapsiagaan personel, respons cepat, serta sinergi antara pemerintah daerah, perangkat desa, dan masyarakat.

BPBD Kabupaten Jombang mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penanganan mandiri terhadap sarang tawon atau hewan berbahaya lainnya karena berisiko tinggi. Apabila menemukan potensi bahaya serupa, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada perangkat desa atau langsung ke layanan darurat agar dapat ditangani oleh petugas yang berkompeten.

Melalui respons cepat dan kerja sama yang baik antara petugas dan masyarakat, situasi di lokasi kini telah kembali aman dan kondusif. Upaya ini sekaligus mempertegas komitmen BPBD Jombang dalam mewujudkan pelayanan penyelamatan yang sigap, profesional, dan berorientasi pada keselamatan warga.