Upaya pencegahan kebakaran di lingkungan industri terus diperkuat. BPBD Kabupaten Jombang melalui Tim Inspektur Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan melaksanakan kegiatan verifikasi dan penelaahan teknis gambar sistem hydrant kebakaran di PT. Yutoeco Technology Indonesia, Selasa (03/02/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan di area perusahaan yang berlokasi di Jl. Raya Sumobito KM 2, Dusun Betek Barat, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Langkah ini merupakan bagian dari fungsi pembinaan dan pengawasan teknis sistem proteksi kebakaran pada bangunan gedung dan kawasan industri, guna memastikan seluruh sarana keselamatan kebakaran telah direncanakan sesuai standar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak perusahaan sebagai tuan rumah. Dalam kesempatan tersebut disampaikan komitmen manajemen untuk memenuhi aspek keselamatan kerja dan perlindungan aset perusahaan, termasuk kesiapan sistem proteksi kebakaran sebagai bagian penting dari manajemen risiko.
Selanjutnya, pihak konsultan memaparkan siteplan serta gambar teknis sistem hydrant kebakaran yang direncanakan. Pemaparan mencakup jaringan perpipaan, sumber air, titik hydrant halaman, serta integrasi sistem dengan tata letak bangunan dan akses mobil pemadam kebakaran. Tahap ini menjadi momen penting untuk memastikan perencanaan telah mempertimbangkan kemudahan operasional saat kondisi darurat terjadi.
Tim Inspektur Pemadam Kebakaran BPBD Jombang kemudian melakukan verifikasi dan pengecekan teknis terhadap titik-titik penempatan hydrant, menilai kesesuaian jarak jangkauan, aksesibilitas, serta potensi hambatan di lapangan. Penelaahan ini bertujuan agar sistem hydrant nantinya mampu berfungsi optimal dalam mendukung upaya pemadaman dini sebelum api meluas.
Kegiatan ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan sektor industri dalam membangun budaya keselamatan kebakaran. Melalui verifikasi teknis sejak tahap perencanaan, risiko kerugian akibat kebakaran dapat ditekan, sekaligus meningkatkan perlindungan bagi pekerja, aset, dan lingkungan sekitar.
Dengan adanya pengawasan teknis seperti ini, diharapkan setiap fasilitas industri di Kabupaten Jombang memiliki sistem proteksi kebakaran yang andal, memenuhi standar, dan siap digunakan kapan pun dibutuhkan dalam situasi darurat.