Sebagai upaya memperkuat budaya keselamatan serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan pelayanan kesehatan, BPBD Kabupaten Jombang melalui Tim Inspektur Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan melaksanakan kegiatan Inspeksi Sarana dan Sistem Proteksi Kebakaran di dua fasilitas kesehatan, yakni Puskesmas Mojowarno dan Puskesmas Japanan, Kecamatan Mojowarno, pada Kamis (23/7/2026).
Kegiatan inspeksi ini merupakan bagian dari program pembinaan dan pengawasan berkala terhadap bangunan milik pemerintah guna memastikan seluruh sarana proteksi kebakaran berada dalam kondisi baik, berfungsi optimal, serta sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku. Mengingat puskesmas merupakan fasilitas pelayanan publik yang beroperasi setiap hari dan menangani pasien dengan berbagai kondisi kesehatan, kesiapan sistem proteksi kebakaran menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung keselamatan seluruh penghuni gedung.
Selama pelaksanaan kegiatan, tim melakukan pendataan terhadap berbagai sarana proteksi kebakaran yang tersedia di masing-masing lokasi. Pemeriksaan meliputi ketersediaan dan kondisi Alat Pemadam Api Ringan (APAR), jalur evakuasi, rambu-rambu keselamatan, titik kumpul, akses kendaraan pemadam kebakaran, hingga berbagai perangkat pendukung lainnya yang berperan dalam penanggulangan keadaan darurat kebakaran.
Selain melakukan pendataan, petugas juga melaksanakan pengecekan fungsi setiap sarana proteksi untuk memastikan seluruh peralatan dapat digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi kondisi darurat. Tim turut memberikan masukan teknis dan rekomendasi kepada pengelola fasilitas mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk meningkatkan tingkat keamanan gedung, termasuk pentingnya perawatan berkala terhadap peralatan proteksi kebakaran serta peningkatan pemahaman petugas mengenai prosedur tanggap darurat.
Melalui kegiatan inspeksi ini, BPBD Kabupaten Jombang berharap setiap Organisasi Perangkat Daerah, khususnya fasilitas pelayanan kesehatan, semakin siap menghadapi potensi risiko kebakaran serta mampu memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat yang memanfaatkan layanan publik. Upaya pencegahan melalui pemeriksaan rutin dan peningkatan kesadaran menjadi langkah yang jauh lebih efektif dibandingkan penanganan saat bencana telah terjadi.
BPBD Kabupaten Jombang berkomitmen untuk terus memperluas pelaksanaan inspeksi, edukasi, dan pembinaan kepada berbagai instansi pemerintah maupun sektor lainnya sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan kerja yang aman, tangguh, dan siap menghadapi keadaan darurat demi terciptanya pelayanan publik yang berkualitas dan berkesinambungan.


