Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap pencegahan bahaya kebakaran sejak usia dini, BPBD Kabupaten Jombang melalui Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan melaksanakan kegiatan edukasi dan sosialisasi kebencanaan yang menyasar kelompok pendidikan anak usia dini dan layanan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 6 Februari 2026, bertempat di Taman Tirta Wisata Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.

Kegiatan edukasi dan sosialisasi ini diikuti oleh peserta dari tiga kelompok, yaitu RA TK Ar-Rohman Kesamben, Posyandu Sejahtera Spanyul Kecamatan Gudo, serta KB Kartini Kecamatan Kabuh. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap dengan tujuan agar penyampaian materi dapat berjalan efektif, interaktif, dan mudah dipahami oleh peserta, baik anak-anak, guru pendamping, maupun wali murid yang hadir.


Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan guru pendamping masing-masing kelompok. Selanjutnya, Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang memberikan pengenalan mengenai alat-alat pemadam kebakaran beserta penjelasan tugas dan peran profesi pemadam kebakaran dalam penanggulangan kebakaran dan penyelamatan. Penyampaian materi dilakukan dengan metode yang komunikatif dan edukatif sehingga peserta, khususnya anak-anak, dapat mengenal profesi pemadam kebakaran secara langsung dan menyenangkan.

Selain pengenalan alat dan profesi, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi kepada guru dan wali murid terkait upaya pencegahan bahaya kebakaran di lingkungan rumah, sekolah, dan tempat umum. Materi yang disampaikan diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan serta mendorong peran aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dari risiko kebakaran.
Melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi ini, BPBD Kabupaten Jombang berharap dapat menanamkan budaya sadar kebakaran sejak dini serta memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BPBD Kabupaten Jombang dalam upaya pencegahan dan pengurangan risiko bencana, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat Jombang yang lebih tangguh, waspada, dan peduli terhadap keselamatan bersama.