Respons cepat kembali ditunjukkan oleh Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Jombang dalam menangani kebakaran yang melanda sebuah rumah warga di Dusun Rejoagung Timur, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, pada Minggu (12/7/2026) dini hari. Berkat koordinasi yang sigap antara petugas, aparat terkait, dan masyarakat, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke bangunan lain di kawasan permukiman.

Kebakaran diketahui bermula sekitar pukul 04.07 WIB ketika seorang warga melihat kepulan asap tebal keluar dari rumah milik Ibu Aida Yulia Ningsih. Warga sekitar yang menyadari adanya kebakaran segera berupaya memberikan pertolongan awal dengan memadamkan api menggunakan peralatan sederhana. Namun, api dengan cepat membesar dan menghanguskan bagian rumah sehingga upaya pemadaman secara mandiri tidak mampu mengendalikan kobaran api.

Melihat kondisi yang semakin membahayakan, warga segera mendatangi Pos Pemadam Kebakaran Ploso untuk melaporkan kejadian tersebut. Laporan diterima pada pukul 04.15 WIB dan langsung diteruskan kepada pimpinan untuk dilakukan tindakan penanganan darurat. Hanya berselang dua menit, tim pemadam kebakaran dan penyelamatan diberangkatkan menuju lokasi dengan membawa armada serta perlengkapan pemadaman.

Setibanya di lokasi pada pukul 04.20 WIB, petugas langsung melakukan pemadaman secara menyeluruh dengan fokus menghentikan penyebaran api sekaligus melindungi bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian. Proses pemadaman dilanjutkan dengan pembasahan pada seluruh area terdampak untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Dalam operasi penanganan tersebut, BPBD Kabupaten Jombang mengerahkan personel dari Unit Operasi Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jombang, Pos Pemadam Kebakaran Jombang, serta Pos Pemadam Kebakaran Ploso. Penanganan juga mendapat dukungan dari Polsek Ploso, petugas PLN yang membantu mengamankan jaringan kelistrikan di sekitar lokasi, serta warga yang turut membantu kelancaran proses evakuasi dan pengamanan area.

Untuk mendukung proses pemadaman, petugas mengoperasikan satu unit fire pumper truck dan tiga unit fire supply truck beserta perlengkapannya. Dukungan armada tersebut memungkinkan suplai air tetap terjaga selama proses pemadaman berlangsung, sehingga api dapat dikendalikan secara optimal meskipun telah membakar rumah berukuran sekitar 8 x 20 meter beserta berbagai barang di dalamnya.

Setelah melakukan pemadaman dan pembasahan secara menyeluruh selama lebih dari dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 06.45 WIB. Tim kemudian melakukan pemeriksaan akhir di lokasi untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam dan tidak berpotensi menyala kembali sebelum seluruh personel kembali ke markas.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada malam hingga dini hari. BPBD Kabupaten Jombang mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, memastikan penggunaan peralatan elektronik sesuai standar keamanan, serta segera menghubungi layanan darurat apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

BPBD Kabupaten Jombang akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik melalui respons cepat, koordinasi lintas sektor, serta kesiapsiagaan personel dalam setiap penanganan keadaan darurat guna melindungi keselamatan masyarakat dan meminimalkan dampak bencana di wilayah Kabupaten Jombang.