Kesigapan Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Jombang kembali membuktikan pentingnya respons cepat dalam menghadapi ancaman kebakaran, terutama di musim kemarau. Pada Selasa (11/8/2026), petugas berhasil mengendalikan kebakaran rumpun bambu yang terjadi di Dusun Klompok Arum RT 03 RW 01, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Berkat laporan cepat dari masyarakat dan koordinasi yang baik antarunsur di lapangan, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum meluas ke area sekitar yang berpotensi terdampak.

Peristiwa bermula sekitar pukul 11.15 WIB, ketika warga melihat kobaran api membakar rumpun bambu di lokasi kejadian. Berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh sisa pembakaran sampah yang belum benar-benar padam. Dalam kondisi cuaca yang panas dan vegetasi bambu yang kering, api dengan cepat membesar dan menghanguskan lahan seluas kurang lebih 24 x 32 meter.

Melihat kobaran api yang terus membesar, sejumlah warga segera berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Namun, rapatnya rumpun bambu serta banyaknya material kering menyebabkan api sulit dikendalikan. Demi mencegah kebakaran semakin meluas dan membahayakan lingkungan sekitar, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Pos Pemadam Kebakaran Mojoagung pada sekitar pukul 11.25 WIB.

Laporan yang diterima petugas segera diteruskan kepada pimpinan untuk dilakukan penanganan. Hanya berselang beberapa menit, tepatnya pukul 11.32 WIB, Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pos Mojoagung langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan satu unit Fire Pumper Truck dan satu unit Supply Truck beserta seluruh perlengkapan pendukung operasi pemadaman.

Setibanya di lokasi pada pukul 11.40 WIB, petugas segera melakukan proses pemadaman secara menyeluruh dengan fokus mengisolasi titik api agar tidak merambat ke area lain. Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, tim melanjutkan proses pembasahan pada seluruh area yang terbakar untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali menyala. Penanganan dilakukan secara hati-hati mengingat karakteristik rumpun bambu yang mudah terbakar dan mampu menyimpan bara api di sela-sela batang maupun serasah kering.

Berkat kerja cepat dan profesional dari seluruh personel, proses pemadaman berhasil diselesaikan sekitar pukul 13.50 WIB. Selanjutnya tim melakukan pemeriksaan akhir guna memastikan lokasi benar-benar aman sebelum kembali ke markas.

Keberhasilan penanganan kejadian ini tidak terlepas dari sinergi antara Pos Damkar Mojoagung, Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jombang, Babinsa Desa Betek, perangkat desa, serta masyarakat yang sigap memberikan informasi dan membantu pengamanan di sekitar lokasi. Kolaborasi yang baik tersebut menjadi faktor penting dalam mempercepat proses penanganan sehingga risiko kebakaran meluas dapat diminimalkan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa aktivitas pembakaran sampah secara terbuka memiliki potensi besar memicu kebakaran, terutama pada musim kemarau ketika kondisi vegetasi sangat kering. Api yang awalnya tampak kecil dapat dengan cepat membesar akibat hembusan angin dan menjalar ke rumpun bambu, lahan kosong, bahkan permukiman apabila tidak segera dikendalikan.

BPBD Kabupaten Jombang mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengelola sampah dan tidak melakukan pembakaran terbuka, khususnya di sekitar lahan kering maupun vegetasi yang mudah terbakar. Apabila menemukan tanda-tanda kebakaran, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada layanan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Kepedulian dan kewaspadaan bersama merupakan langkah penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat membahayakan keselamatan jiwa, lingkungan, dan harta benda masyarakat.

-

-