Banjir luapan terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Jombang pada Minggu, 15 Maret 2026 pukul 21.15 WIB, akibat meningkatnya debit air sungai yang dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi. Tiga wilayah yang terdampak meliputi Dusun Ngemplak Desa Pagerwojo Kecamatan Perak, Desa Pulo Lor Kecamatan Jombang, serta Desa Pajaran Kecamatan Peterongan.
Peristiwa ini bermula sejak sore hari ketika hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Jombang dan sekitarnya. Curah hujan yang terus meningkat menyebabkan debit air sungai mengalami kenaikan secara signifikan. Seiring berjalannya waktu, kondisi tersebut memicu air sungai meluap hingga menggenangi jalan desa serta pekarangan rumah warga di beberapa titik lokasi terdampak.
Genangan air yang terjadi dilaporkan merendam akses jalan lingkungan serta halaman rumah warga, sehingga sempat mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Jombang melalui Unit Operasi Pusdalops segera melakukan koordinasi dengan perangkat desa setempat di masing-masing wilayah terdampak. Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan kondisi di lapangan serta mengantisipasi potensi peningkatan debit air susulan.
Dalam proses penanganan dan pemantauan, BPBD Kabupaten Jombang turut bersinergi dengan berbagai unsur terkait, di antaranya perangkat desa setempat, Agisena, Relawan Semar, serta masyarakat yang turut aktif memberikan informasi kondisi terkini di lapangan.
Upaya pemantauan dilakukan dengan dukungan peralatan operasional berupa satu unit motor trail beserta perlengkapannya guna menjangkau lokasi-lokasi terdampak dengan lebih cepat dan efektif.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi banjir luapan di seluruh wilayah terdampak dilaporkan telah surut total. Aktivitas masyarakat secara bertahap kembali normal seiring dengan surutnya genangan air di lokasi kejadian.
BPBD Kabupaten Jombang mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, khususnya saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi yang cukup lama. Masyarakat juga diharapkan dapat segera melaporkan kepada pihak terkait apabila terjadi peningkatan debit air atau potensi luapan, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

-

-

-

-