Kebakaran hebat terjadi di sebuah tempat usaha rosok yang berada di Dusun Winong, RT 03 RW 02, Desa Johowinong, Kabupaten Jombang, pada Senin dini hari, 16 Maret 2026. Api yang membakar bangunan gudang berukuran kurang lebih 13 x 28 meter tersebut sempat membuat warga sekitar panik karena kobaran api terlihat cukup besar dan berpotensi meluas.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat, Bapak Taufik, yang melihat adanya kobaran api dari dalam gudang rosok. Menyadari bahaya yang dapat mengancam permukiman di sekitarnya, warga segera berupaya melakukan pemadaman secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya. Namun karena material rosok yang mudah terbakar, api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Melihat kondisi tersebut, warga segera melaporkan kejadian ke petugas pemadam kebakaran. Laporan yang diterima langsung ditindaklanjuti oleh tim pemadam kebakaran yang segera bergerak menuju lokasi kejadian.

Tim dari Pos Damkar Mojoagung menjadi unit pertama yang diberangkatkan untuk melakukan penanganan. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman untuk menekan penyebaran api serta melindungi area sekitar dari potensi kebakaran yang lebih luas. Proses pemadaman berlangsung cukup intens mengingat banyaknya material mudah terbakar yang berada di dalam gudang.

Dalam penanganan kejadian ini, beberapa unsur turut terlibat dalam membantu proses pengamanan dan penanggulangan di lapangan, antara lain Pos Damkar Mojoagung, Pos Damkar Jombang, Pos Damkar Ngoro, unsur kepolisian dari Polsek Mojoagung, unsur TNI dari Koramil Mojoagung, relawan SEMAR, BANSER, GATANA, perangkat desa, serta masyarakat sekitar yang turut membantu menjaga situasi tetap kondusif.

Kerja sama dan koordinasi antar unsur di lapangan menjadi faktor penting dalam mengendalikan situasi. Setelah melalui proses pemadaman dan pendinginan yang cukup panjang, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Meski bangunan tempat usaha rosok beserta isinya dilaporkan terbakar, beruntung tidak terdapat laporan korban jiwa dalam kejadian ini. Situasi di lokasi saat ini telah dinyatakan aman dan terkendali setelah petugas memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Kejadian ini kembali menjadi pengingat bahwa tempat usaha yang menyimpan banyak material mudah terbakar memiliki tingkat risiko kebakaran yang tinggi. Oleh karena itu, pengawasan terhadap instalasi listrik, penataan material, serta kesiapan alat pemadam kebakaran menjadi hal penting untuk diperhatikan guna meminimalisir potensi kebakaran.

Di bawah koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jombang, respons cepat dari petugas pemadam kebakaran bersama unsur terkait kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keselamatan masyarakat serta meminimalisir dampak bencana di wilayah Kabupaten Jombang.

#KitajagaALAMjagakita
#tetepsemangattanposambat
#PantangPulangSebelumPadam

-

-