Aktivitas penyelamatan non-kebakaran kembali menunjukkan peran penting Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jombang dalam menjaga keamanan masyarakat. Pada Senin, 01 Juni 2026, tim Damkar dari sejumlah pos melakukan rangkaian penanganan evakuasi ular di beberapa wilayah Kabupaten Jombang. Empat kejadian berbeda yang terjadi dalam satu hari menjadi bukti bahwa ancaman satwa liar di lingkungan permukiman masih menjadi perhatian serius dan membutuhkan respons cepat serta penanganan profesional.
Penanganan pertama terjadi di Dusun Wates, Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang pada pukul 11.55 WIB. Warga dikejutkan dengan keberadaan ular yang bersembunyi di balik kasur kamar tidur rumah. Situasi tersebut menimbulkan kepanikan karena ular berada di area yang sangat dekat dengan aktivitas keluarga sehari-hari. Setelah upaya evakuasi mandiri dinilai terlalu berisiko, laporan segera diteruskan kepada petugas Damkar. Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan bergerak menuju lokasi dengan perlengkapan rescue dan berhasil mengevakuasi ular dengan aman tanpa menimbulkan korban.
Tidak berselang lama, penanganan kedua dilakukan di wilayah Dusun Ngesong, Desa Sengon, Kecamatan Jombang pada pukul 12.15 WIB. Seekor ular kembali ditemukan berada di dalam kamar tidur rumah warga. Kejadian tersebut membuat penghuni rumah tidak berani mendekat karena khawatir terhadap kemungkinan serangan maupun pergerakan ular yang tidak dapat diprediksi. Tim Damkar Jombang segera diterjunkan menggunakan kendaraan roda dua beserta perlengkapan evakuasi agar dapat menjangkau lokasi dengan cepat. Melalui proses penanganan yang hati-hati dan terukur, ular berhasil diamankan sehingga situasi rumah kembali kondusif.
Memasuki malam hari, penanganan berikutnya berlangsung di Dusun Ngemplak, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben pada pukul 18.55 WIB. Pemilik rumah yang sedang mengambil barang di gudang mendapati seekor ular tengah mengejar tikus sebelum akhirnya bersembunyi di dalam lemari. Keberadaan ular di ruang tertutup membuat penghuni rumah merasa cemas dan memilih meminta bantuan petugas. Pos Damkar Mojoagung segera merespons laporan dan bergerak menuju lokasi menggunakan fire pumper truck beserta perlengkapan penyelamatan. Setelah melakukan pencarian dan pengamanan area, ular berhasil dievakuasi tanpa menimbulkan dampak terhadap penghuni rumah.
Rangkaian penanganan hari itu ditutup dengan evakuasi ular di Dusun Ganggang, Desa Kedungdowo, Kecamatan Ploso pada pukul 21.03 WIB. Seorang warga menemukan ular berada di area dapur rumah yang menjadi pusat aktivitas keluarga. Kepanikan sempat terjadi karena keberadaan ular dianggap membahayakan keselamatan penghuni. Pos Damkar Ploso bergerak cepat menuju lokasi menggunakan Fire Supply Truck beserta perlengkapan evakuasi. Berkat ketelitian dan keahlian petugas di lapangan, ular berhasil diamankan dan situasi kembali normal.
Empat kejadian dalam satu hari ini menjadi gambaran nyata bahwa layanan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran, tetapi juga hadir memberikan perlindungan terhadap berbagai kondisi darurat lain yang mengancam masyarakat. Kehadiran petugas di tengah situasi yang meresahkan menjadi bentuk pelayanan cepat, tanggap, dan humanis demi menjaga keselamatan warga Kabupaten Jombang.
BPBD dan Damkar Jombang mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penanganan ular secara mandiri apabila tidak memiliki kemampuan maupun peralatan yang memadai. Saat menemukan satwa liar di lingkungan rumah atau permukiman, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada petugas agar proses evakuasi dapat dilakukan secara aman, cepat, dan profesional.





