JOMBANG – Upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan penanggulangan kebakaran terus dilakukan oleh BPBD Kabupaten Jombang melalui Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Tidak hanya menyasar lingkungan perkantoran dan masyarakat umum, edukasi kebencanaan juga diberikan kepada komunitas pendidikan inklusif agar pengetahuan tentang keselamatan dapat dipahami dan diterapkan sejak dini.
Kegiatan edukasi dan sosialisasi kali ini dilaksanakan bersama SD Inklusi Pelangiku pada Rabu, 12 Agustus 2026, bertempat di Taman Tirta Wisata, Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB dan diikuti dengan suasana penuh antusiasme.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan pelatih pendamping. Selanjutnya, peserta mendapatkan pengenalan mengenai profesi pemadam kebakaran dan penyelamatan, termasuk tugas dan peran petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat ketika terjadi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.
Para peserta juga diperkenalkan dengan berbagai peralatan yang digunakan petugas pemadam kebakaran. Pengenalan tersebut menjadi bagian penting untuk membangun pemahaman bahwa tugas pemadam kebakaran tidak hanya berkaitan dengan memadamkan api, tetapi juga mencakup berbagai upaya penyelamatan dan perlindungan masyarakat.
Selain mengenalkan profesi dan peralatan, Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jombang juga memberikan edukasi mengenai pencegahan bahaya kebakaran. Materi diarahkan kepada wali anggota komunitas dan anggota komunitas agar memiliki pengetahuan dasar mengenai potensi penyebab kebakaran serta langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risikonya.
Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami bahwa pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Kewaspadaan terhadap sumber api, penggunaan peralatan listrik secara aman, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran secara sembarangan merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar dalam mencegah terjadinya kebakaran.
Kegiatan edukasi di lingkungan pendidikan inklusif juga menjadi momentum untuk membangun budaya keselamatan yang inklusif, ramah, dan dapat diakses oleh semua kalangan. Setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pengetahuan mengenai keselamatan diri dan lingkungan, termasuk pengetahuan tentang bagaimana mengenali bahaya serta kapan harus meminta bantuan kepada petugas.
Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jombang berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai sekolah, komunitas, dan kelompok masyarakat. Dengan semakin luasnya pemahaman masyarakat tentang pencegahan kebakaran, diharapkan potensi kejadian dapat ditekan dan masyarakat semakin siap menghadapi situasi darurat.
Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Melalui edukasi yang dilakukan secara langsung dan komunikatif, diharapkan pesan keselamatan tidak hanya berhenti di lokasi kegiatan, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta disampaikan kembali kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
Membangun masyarakat yang tanggap terhadap kebakaran dimulai dari pengetahuan sederhana, kepedulian, dan keberanian untuk bertindak dengan tepat.
#KitajagaALAMjagakita
#tetepsemangatanposambat
#PantangPulangSebelumPadam

-
