Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Jombang kembali menunjukkan kesiapsiagaan dalam melindungi masyarakat dari ancaman kebakaran. Pada Sabtu (1/8/2026), petugas berhasil menangani dua kejadian kebakaran rumpun bambu yang terjadi di wilayah Kecamatan Ploso dan Kecamatan Peterongan. Berkat respons cepat petugas, dukungan relawan, serta partisipasi aktif masyarakat, kedua kejadian tersebut dapat ditangani dengan baik sehingga api tidak sempat merambat ke kawasan permukiman warga.

Peristiwa pertama terjadi pada pagi hari di Dusun Bangle, RT 003/RW 007, Desa Losari, Kecamatan Ploso. Sekitar pukul 07.35 WIB, seorang warga membakar sisa-sisa sampah di area yang berdekatan dengan rumpun bambu. Namun, kondisi cuaca yang kering disertai hembusan angin yang cukup kencang menyebabkan percikan api dengan cepat menjalar ke rumpun bambu hingga kobaran api semakin membesar dan mengancam rumah-rumah warga di sekitarnya.

Melihat situasi yang semakin berbahaya, warga sekitar segera berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Meski telah dilakukan berbagai upaya, besarnya kobaran api membuat pemadaman secara mandiri tidak membuahkan hasil. Menyadari potensi bahaya yang semakin meningkat, Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Desa Losari segera melaporkan kejadian tersebut kepada Pos Pemadam Kebakaran Ploso.

Laporan diterima pada pukul 07.55 WIB dan langsung diteruskan kepada pimpinan. Hanya berselang beberapa menit, satu unit Fire Pumper Truck dan satu unit Fire Supply Truck beserta personel diberangkatkan menuju lokasi. Tim tiba sekitar pukul 08.05 WIB dan segera melakukan pemadaman serta pembasahan secara menyeluruh pada area yang terbakar. Berkat penanganan cepat dan terkoordinasi, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 09.15 WIB. Dampak kebakaran menyebabkan dua rumpun bambu berukuran sekitar 4 x 8 meter persegi terbakar, namun tidak sampai menimbulkan kerusakan pada permukiman warga.

Pada hari yang sama, menjelang petang, kebakaran kembali terjadi di Dusun Pagotan, Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan. Sekitar pukul 17.50 WIB, warga melihat kobaran api membakar rumpun bambu yang diduga berasal dari aktivitas pembakaran lahan tebu di sekitar lokasi. Api dengan cepat membesar sehingga warga yang berusaha melakukan pemadaman awal tidak mampu mengendalikan kobaran api.

Masyarakat kemudian segera melaporkan kejadian tersebut melalui Call Center Damkar Jombang. Laporan diterima sekitar pukul 18.00 WIB, dan Pos Damkar Jombang langsung mengerahkan satu unit Fire Pumper Truck dari Pos Mojoagung menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi pada pukul 18.20 WIB, petugas segera melakukan pemadaman dan pembasahan guna memastikan api benar-benar padam serta tidak menyisakan bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Penanganan berhasil diselesaikan pada pukul 19.20 WIB. Kebakaran menghanguskan rumpun bambu pada lahan seluas kurang lebih 20 x 30 meter, namun berkat respons cepat petugas dan dukungan masyarakat, api berhasil dicegah agar tidak menjalar ke area yang lebih luas maupun ke permukiman di sekitarnya.

Dalam kedua kejadian tersebut, proses penanganan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos Damkar Ploso, Pos Damkar Jombang, Pos Damkar Mojoagung, perangkat desa, Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Desa Losari, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses penanganan di lapangan. Sinergi yang baik antarinstansi dan partisipasi warga menjadi faktor penting dalam mempercepat pengendalian kebakaran sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan.

BPBD Kabupaten Jombang mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas pembakaran sampah, sisa tanaman, maupun lahan, terutama pada musim kemarau ketika vegetasi dalam kondisi kering dan mudah terbakar. Hembusan angin yang cukup kuat dapat menyebabkan percikan api menjalar dengan cepat ke area lain dan memicu kebakaran yang lebih besar.

Melalui peran aktif masyarakat dalam melaporkan kejadian sejak dini, ditambah kesiapsiagaan personel Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jombang, potensi kerugian akibat kebakaran dapat ditekan semaksimal mungkin. BPBD Kabupaten Jombang akan terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan, mengedepankan upaya pencegahan, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran agar dapat ditangani secara cepat, tepat, dan profesional.