Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang menunjukkan kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal tersebut diwujudkan melalui pemberangkatan bantuan kemanusiaan berupa beras sebanyak 10,16 ton yang secara resmi dilepas dalam apel pemberangkatan bantuan kemanusiaan di Pendopo Jombang, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan apel pemberangkatan bantuan kemanusiaan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jombang dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana. Bantuan yang diberangkatkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak serta menjadi bentuk nyata kepedulian dari Pemerintah Kabupaten Jombang.

Apel pemberangkatan dilaksanakan di Pendopo Jombang dan diikuti oleh unsur Pemerintah Kabupaten Jombang bersama Forkopimda Kabupaten Jombang serta BPBD Kabupaten Jombang. Kegiatan dimulai dengan persiapan apel sebagai bagian dari memastikan seluruh rangkaian pemberangkatan bantuan berjalan dengan tertib dan lancar.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jombang memberikan sambutan sekaligus amanat kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pemberangkatan bantuan kemanusiaan. Amanat tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan sebelum bantuan diberangkatkan menuju wilayah tujuan.

Usai penyampaian sambutan dan amanat, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemberangkatan bantuan kemanusiaan. Secara resmi, Bupati Jombang memberangkatkan bantuan berupa beras dengan jumlah keseluruhan mencapai 10,16 ton untuk membantu korban bencana gempa bumi di NTT.

Pemberangkatan bantuan ini menjadi salah satu wujud kepedulian dan semangat gotong royong dalam menghadapi bencana. Dalam situasi kebencanaan, dukungan dan bantuan dari berbagai pihak memiliki arti penting bagi masyarakat yang terdampak, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar pascabencana.

Keterlibatan BPBD Kabupaten Jombang dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan tugas dalam mendukung upaya penanggulangan bencana serta koordinasi dalam pemberian bantuan kemanusiaan. Bersama unsur pemerintah daerah dan Forkopimda Kabupaten Jombang, proses pemberangkatan bantuan dilakukan sebagai bentuk sinergi dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan beras sebanyak 10,16 ton tersebut selanjutnya diberangkatkan untuk disalurkan kepada korban bencana gempa bumi di NTT. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak dan turut meringankan beban mereka dalam menghadapi kondisi pascabencana.

Kegiatan apel pemberangkatan bantuan kemanusiaan kemudian selesai setelah seluruh rangkaian prosesi dilaksanakan. Tim yang terlibat selanjutnya kembali ke markas masing-masing.

Melalui pemberangkatan bantuan kemanusiaan ini, Pemerintah Kabupaten Jombang kembali menunjukkan pentingnya kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong dalam menghadapi bencana. Bantuan yang diberikan bukan hanya berupa kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi bentuk solidaritas dan perhatian kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.

Semangat untuk saling membantu dan memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak menjadi bagian penting dalam membangun ketangguhan menghadapi bencana. Pemerintah Kabupaten Jombang bersama seluruh unsur yang terlibat terus berupaya mendukung penanganan kebencanaan sesuai dengan kapasitas dan kewenangannya.

Kegiatan apel pemberangkatan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana gempa bumi NTT ini menjadi pengingat bahwa kepedulian dan gotong royong dapat menjadi kekuatan bersama dalam membantu masyarakat melewati masa-masa sulit akibat bencana.