Dalam upaya menjaga keselamatan masyarakat dari ancaman satwa liar yang masuk ke lingkungan permukiman, Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Jombang kembali menunjukkan kesiapsiagaannya melalui serangkaian operasi evakuasi ular yang berlangsung di berbagai wilayah Kabupaten Jombang pada tanggal 18 hingga 19 Juni 2026.

Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, sedikitnya lima laporan keberadaan ular di lingkungan rumah warga berhasil ditangani oleh personel Damkar dari Pos Jombang maupun Pos Ploso. Seluruh penanganan dilakukan secara cepat, profesional, dan mengutamakan keselamatan masyarakat serta petugas di lapangan.

Operasi pertama dilakukan pada Kamis, 18 Juni 2026 di Desa Menturus, Kecamatan Kudu. Warga yang tengah beraktivitas di dalam rumah mendapati seekor ular berada di area hunian. Keberadaan satwa tersebut menimbulkan kepanikan karena dikhawatirkan dapat membahayakan penghuni rumah. Setelah menerima laporan, Tim Pos Damkar Ploso segera menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi hingga ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban.

Masih di hari yang sama, laporan serupa diterima dari Desa Sumberejo, Kecamatan Jombang. Seekor ular ditemukan berada di dapur rumah warga sehingga membuat pemilik rumah merasa khawatir dan tidak berani melakukan penanganan secara mandiri. Tim Damkar Jombang bergerak cepat menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi ular dengan aman menggunakan peralatan khusus penyelamatan satwa.

Menjelang malam, Tim Damkar kembali menerima laporan keberadaan ular di Jalan Delima, Desa Cangkring, Kecamatan Tembelang. Ular yang masuk ke area dapur rumah warga menyebabkan keresahan bagi penghuni rumah. Berkat respons cepat petugas, proses evakuasi dapat dilakukan dengan lancar dan ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan gangguan lebih lanjut.

Kesiapsiagaan personel tidak berhenti hingga malam hari. Memasuki Jumat dini hari, 19 Juni 2026, Pos Damkar Jombang kembali menerima laporan dari Perumahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang. Meski laporan diterima setelah tengah malam, petugas tetap bergerak cepat menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi ular yang berada di dalam rumah warga hanya dalam waktu singkat.

Seluruh rangkaian penanganan tersebut menunjukkan tingginya intensitas layanan penyelamatan non-kebakaran yang dilaksanakan oleh BPBD Kabupaten Jombang melalui unit Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Selain menangani kebakaran, petugas Damkar juga memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari berbagai kondisi darurat, termasuk keberadaan satwa liar yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.

BPBD Kabupaten Jombang mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemunculan ular, terutama saat musim hujan maupun pada lingkungan yang memiliki banyak semak, tumpukan barang, kandang ternak, atau saluran air yang dapat menjadi habitat satwa tersebut. Apabila menemukan ular atau hewan berbahaya lainnya, masyarakat diharapkan tidak melakukan penanganan sendiri yang berisiko menimbulkan cedera, melainkan segera melaporkan kepada Pos Damkar terdekat agar dapat ditangani oleh petugas yang memiliki kompetensi dan peralatan yang memadai.

Melalui respons cepat, koordinasi yang baik, serta dedikasi personel yang selalu siap siaga selama 24 jam, BPBD Kabupaten Jombang terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan terlindungi dari berbagai potensi ancaman maupun keadaan darurat.

#KitajagaALAMjagakita
#tetepsemangatanposambat
#PantangPulangSebelumPadam