Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Jombang pada Senin, 30 Maret 2026, mengakibatkan serangkaian kejadian angin kencang hingga puting beliung di beberapa kecamatan. Peristiwa yang terjadi sejak sore hingga malam hari ini berdampak pada permukiman warga, fasilitas umum, hingga akses jalan di sejumlah titik.
Di wilayah Kecamatan Ploso, terjangan angin yang mengarah pada indikasi puting beliung menyebabkan pohon tumbang hingga menutup total badan jalan desa di Dusun Rejoagung. Selain itu, kerusakan juga terjadi pada bangunan fasilitas kesehatan, di mana dinding rumah sakit mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Tidak hanya itu, satu rumah warga serta dua tempat usaha mengalami kerusakan ringan, sementara dua rumah lainnya di Dusun Kleco, Desa Tanggungkramat turut terdampak.
Sementara itu, di wilayah lain seperti Kecamatan Megaluh, Tembelang, dan Kesamben, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di beberapa titik, bahkan sempat menutup akses jalan utama Jombang–Lamongan. Kerusakan juga terjadi pada area parkir rumah sakit serta sejumlah rumah warga dengan kategori ringan hingga sedang.
Kejadian ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang, yang terjadi secara merata di wilayah Jombang dan sekitarnya. Warga yang mengetahui adanya pohon tumbang dan kerusakan bangunan segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.
Menindaklanjuti laporan yang masuk, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jombang melalui Pusdalops PB bergerak cepat dengan mengerahkan dua tim beserta peralatan menuju lokasi terdampak. Setibanya di lapangan, petugas langsung melakukan pemotongan dan pembersihan pohon tumbang, sekaligus melakukan assessment terhadap kerusakan yang terjadi.
Penanganan berlangsung secara intensif hingga malam hari dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos Damkar Ploso, PUPR Jombang, serta partisipasi aktif masyarakat setempat. Berkat kerja sama yang solid, seluruh pohon tumbang berhasil dibersihkan dan akses jalan kembali normal.
Saat ini, kondisi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan terkendali. Tim juga telah menyelesaikan proses pendataan terhadap dampak kerusakan sebagai dasar tindak lanjut penanganan berikutnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya pada musim hujan yang kerap disertai angin kencang bahkan puting beliung. Kesiapsiagaan, pelaporan cepat, serta sinergi antara petugas dan warga menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko dan dampak bencana.
#KitajagaALAMjagakita
#tetepsemangatanposambat
#PantangPulangSebelumPadam






