Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan aparatur pemerintah terhadap potensi bencana dan keadaan darurat, BPBD Kabupaten Jombang melalui Unit Operasi Pusdalops PB bersama Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penanggulangan Bencana dan Bahaya Kebakaran di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jombang, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Satpol PP Kabupaten Jombang, Jalan Kusuma Bangsa No. 36, Desa Pulo Lor, Kecamatan Jombang, diawali dengan koordinasi bersama panitia penyelenggara guna memastikan pelaksanaan sosialisasi berjalan dengan baik. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi mengenai berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di lingkungan kerja maupun permukiman, langkah-langkah mitigasi, serta tindakan yang harus dilakukan saat menghadapi kondisi darurat.
Selain membahas penanggulangan bencana, Tim Damkar BPBD Kabupaten Jombang juga memberikan edukasi mengenai bahaya kebakaran yang sering dipicu oleh kelalaian manusia maupun faktor lingkungan. Peserta diberikan pemahaman mengenai upaya pencegahan kebakaran, pentingnya mengenali sumber potensi api, prosedur pelaporan kejadian darurat, hingga langkah awal yang dapat dilakukan sebelum petugas tiba di lokasi. Materi disampaikan secara komunikatif sehingga mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Jombang berharap seluruh personel Satpol PP semakin memahami pentingnya budaya sadar bencana dan memiliki kemampuan dasar dalam menghadapi situasi darurat. Sebagai salah satu unsur yang sering berada di garis depan pelayanan kepada masyarakat, personel Satpol PP diharapkan mampu menjadi mitra strategis dalam upaya pencegahan, kesiapsiagaan, serta penanganan awal ketika terjadi bencana maupun kebakaran.
BPBD Kabupaten Jombang akan terus berkomitmen melaksanakan kegiatan edukasi, sosialisasi, dan peningkatan kapasitas kepada berbagai instansi, lembaga, maupun masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun Kabupaten Jombang yang lebih tangguh, aman, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana. Melalui sinergi lintas sektor, diharapkan kesadaran terhadap keselamatan dapat terus meningkat sehingga risiko korban maupun kerugian akibat bencana dan kebakaran dapat diminimalkan.

