Jombang, 22 Juni 2026 – Upaya meningkatkan keselamatan gedung dan meminimalkan risiko kebakaran terus dilakukan oleh BPBD Kabupaten Jombang melalui Tim Inspektur Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Pada Senin (22/06/2026), tim melaksanakan kegiatan inspeksi sarana dan sistem proteksi kebakaran di sejumlah fasilitas pelayanan publik dan kantor pemerintahan yang memiliki peran penting dalam pelayanan masyarakat.

Kegiatan inspeksi berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB dengan menyasar empat lokasi strategis, yakni Kantor Kecamatan Kabuh, Kantor Kecamatan Ploso, Kantor Kecamatan Plandaan, serta Puskesmas Plandaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan dan pengawasan berkala guna memastikan setiap instansi pemerintah memiliki kesiapan yang memadai dalam menghadapi potensi keadaan darurat kebakaran.

Dalam pelaksanaan inspeksi, Tim Inspektur Pemadam Kebakaran melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap berbagai sarana proteksi kebakaran yang tersedia di masing-masing lokasi. Pemeriksaan meliputi ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), sistem hydrant, jalur evakuasi, rambu-rambu keselamatan, titik kumpul darurat, hingga sarana pendukung lainnya yang berfungsi sebagai bagian dari sistem keselamatan gedung.

Selain pendataan, tim juga melakukan pengujian fungsi terhadap berbagai peralatan proteksi kebakaran untuk memastikan seluruh perangkat dapat digunakan secara optimal apabila terjadi keadaan darurat. Pemeriksaan dilakukan secara detail guna mengetahui kondisi aktual peralatan, masa berlaku APAR, kemudahan akses terhadap alat keselamatan, serta kesiapan sumber daya yang bertanggung jawab terhadap pemeliharaan sarana proteksi kebakaran tersebut.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi pengelola gedung dan aparatur pemerintah mengenai pentingnya budaya keselamatan di lingkungan kerja. Tim memberikan berbagai masukan dan rekomendasi terkait langkah-langkah peningkatan kesiapsiagaan, pemeliharaan peralatan secara berkala, serta pentingnya pelaksanaan simulasi evakuasi untuk meningkatkan kemampuan respons ketika terjadi insiden kebakaran.

Keberadaan sistem proteksi kebakaran yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keselamatan pegawai maupun masyarakat yang mengakses layanan publik setiap harinya. Oleh karena itu, inspeksi rutin menjadi langkah preventif yang sangat diperlukan untuk mengidentifikasi potensi kelemahan sejak dini sekaligus memastikan seluruh perangkat keselamatan berfungsi sebagaimana mestinya.

Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Jombang menunjukkan komitmennya dalam membangun lingkungan kerja yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai potensi ancaman kebakaran. Diharapkan hasil inspeksi dapat menjadi dasar perbaikan dan peningkatan standar keselamatan di setiap instansi sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Sinergi antara pemerintah daerah, pengelola fasilitas publik, dan petugas pemadam kebakaran menjadi kunci dalam menciptakan budaya keselamatan yang kuat. Dengan kesiapan sarana proteksi yang baik, risiko kerugian akibat kebakaran dapat diminimalkan, sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap aset negara dan keselamatan masyarakat Kabupaten Jombang.