Sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bahaya kebakaran di fasilitas pelayanan publik, Tim Inspektur Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Jombang melaksanakan Inspeksi Sarana dan Sistem Proteksi Kebakaran pada Puskesmas Sumobito dan Puskesmas Blimbing Kesamben, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BPBD Kabupaten Jombang dalam memastikan setiap fasilitas kesehatan memiliki sistem proteksi kebakaran yang berfungsi optimal sehingga mampu memberikan perlindungan maksimal bagi tenaga kesehatan, pasien, maupun masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan.

Inspeksi dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.30 WIB, dengan sasaran utama melakukan pendataan serta pemeriksaan terhadap berbagai sarana proteksi kebakaran yang tersedia di kedua puskesmas. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan setiap perangkat keselamatan dalam kondisi baik, mudah diakses, dan siap digunakan apabila terjadi keadaan darurat.

Selama kegiatan berlangsung, Tim Inspektur melakukan identifikasi terhadap sarana proteksi kebakaran yang dimiliki masing-masing puskesmas, meliputi ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), jalur evakuasi, rambu-rambu keselamatan, serta perangkat pendukung lainnya yang menjadi bagian penting dalam sistem proteksi kebakaran gedung. Selain melakukan pendataan, petugas juga melaksanakan pengecekan fungsi terhadap setiap peralatan guna memastikan seluruh perangkat masih layak digunakan dan sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku.

Kegiatan inspeksi ini tidak hanya berfokus pada pemeriksaan teknis, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada pihak pengelola fasilitas kesehatan mengenai pentingnya pemeliharaan berkala terhadap sistem proteksi kebakaran. Tim memberikan berbagai masukan terkait perawatan peralatan, penempatan APAR yang sesuai, serta pentingnya memastikan seluruh petugas memahami prosedur tanggap darurat apabila sewaktu-waktu terjadi insiden kebakaran.

Fasilitas kesehatan merupakan salah satu objek vital yang memiliki tingkat risiko tinggi karena beroperasi selama 24 jam dan melayani masyarakat dalam berbagai kondisi. Oleh karena itu, keberadaan sistem proteksi kebakaran yang andal menjadi aspek penting untuk menjamin keselamatan pasien, tenaga medis, maupun pengunjung. Melalui inspeksi rutin seperti ini, potensi kekurangan atau kerusakan pada sistem proteksi dapat diketahui lebih awal sehingga dapat segera dilakukan perbaikan maupun peningkatan.

BPBD Kabupaten Jombang terus berkomitmen memperkuat budaya keselamatan di berbagai sektor, termasuk fasilitas pelayanan kesehatan. Melalui kegiatan inspeksi sarana dan sistem proteksi kebakaran secara berkala, diharapkan seluruh instansi pemerintah maupun fasilitas publik semakin siap menghadapi kondisi darurat, mampu meminimalkan risiko kebakaran, serta menciptakan lingkungan kerja dan pelayanan yang aman, nyaman, dan terlindungi bagi seluruh masyarakat.