Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan keselamatan fasilitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan, BPBD Kabupaten Jombang melalui Tim Inspektur Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan melaksanakan Inspeksi Sarana dan Sistem Proteksi Kebakaran di tiga puskesmas, yaitu Puskesmas Tambakrejo, Puskesmas Megaluh, dan Puskesmas Tembelang, pada Kamis, 9 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.30 hingga 14.30 WIB ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk memastikan seluruh fasilitas kesehatan memiliki sistem proteksi kebakaran yang berfungsi dengan baik dan siap digunakan sewaktu-waktu.
Fasilitas kesehatan merupakan salah satu objek vital yang harus memiliki tingkat kesiapsiagaan tinggi terhadap potensi bahaya kebakaran. Aktivitas pelayanan yang berlangsung setiap hari, keberadaan instalasi listrik, peralatan medis, serta tingginya mobilitas tenaga kesehatan dan masyarakat menjadikan puskesmas sebagai lokasi yang membutuhkan sistem proteksi kebakaran yang andal. Oleh karena itu, inspeksi rutin menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap dapat berjalan dengan aman.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Tim Inspektur melakukan pendataan sarana dan sistem proteksi kebakaran yang tersedia di masing-masing puskesmas. Pendataan meliputi keberadaan alat pemadam api ringan (APAR), jalur evakuasi, titik kumpul, rambu-rambu keselamatan, hingga sarana pendukung lainnya yang berperan penting dalam penanganan keadaan darurat. Hasil pendataan ini menjadi dasar evaluasi untuk mengetahui tingkat kesiapan masing-masing fasilitas kesehatan dalam menghadapi potensi kebakaran.
Selain melakukan inventarisasi, tim juga melaksanakan pengecekan fungsi sarana dan sistem proteksi kebakaran. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan setiap perangkat keselamatan berada dalam kondisi baik, layak digunakan, serta memenuhi standar operasional yang berlaku. Tim turut memberikan masukan dan rekomendasi kepada pihak pengelola apabila ditemukan sarana yang memerlukan perawatan, penggantian, ataupun peningkatan agar sistem proteksi kebakaran dapat bekerja secara optimal.
Kegiatan inspeksi ini juga menjadi sarana edukasi bagi pihak pengelola puskesmas mengenai pentingnya pemeliharaan berkala terhadap seluruh perangkat proteksi kebakaran. Sistem proteksi yang tersedia tidak hanya harus dimiliki, tetapi juga harus dipastikan selalu siap digunakan ketika terjadi kondisi darurat. Dengan demikian, risiko kerugian akibat kebakaran dapat ditekan, sekaligus meningkatkan perlindungan bagi tenaga kesehatan, pasien, maupun pengunjung.
Melalui pelaksanaan inspeksi ini, BPBD Kabupaten Jombang berharap setiap fasilitas kesehatan di wilayah Kabupaten Jombang mampu menerapkan standar keselamatan kebakaran secara konsisten. Sinergi antara BPBD dan pengelola fasilitas pelayanan kesehatan diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, meningkatkan budaya sadar keselamatan, serta memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi keadaan darurat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BPBD Kabupaten Jombang dalam mengedepankan langkah-langkah mitigasi dan pencegahan bencana. Dengan inspeksi yang dilakukan secara berkala, diharapkan seluruh fasilitas publik, khususnya sektor kesehatan, memiliki sistem proteksi kebakaran yang optimal sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan berkelanjutan.





