JOMBANG – Upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran tidak hanya dilakukan ketika sebuah peristiwa telah terjadi. Kesiapan sarana, kelengkapan sistem proteksi, serta kondisi peralatan yang tersedia menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi keadaan darurat, khususnya di fasilitas pelayanan publik yang memiliki aktivitas dan mobilitas tinggi.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bahaya kebakaran, BPBD Kabupaten Jombang melaksanakan kegiatan Inspeksi Sarana dan Sistem Proteksi Kebakaran di RS Nahdlatul Ulama Jombang, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB di RS Nahdlatul Ulama Jombang, yang berlokasi di Jalan KH. Hasyim Asy'ari Nomor 211, Ceweng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.
Inspeksi dilaksanakan oleh Pusdalops BPBD Kabupaten Jombang bersama Tim Inspektur Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Jombang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk melakukan pendataan sekaligus pengecekan terhadap sarana dan sistem proteksi kebakaran yang tersedia di lingkungan rumah sakit.
Rumah sakit merupakan salah satu fasilitas yang memiliki aktivitas pelayanan secara berkelanjutan. Berbagai kegiatan pelayanan berlangsung setiap hari dengan melibatkan pasien, tenaga kesehatan, keluarga pasien, serta masyarakat yang datang untuk mendapatkan layanan. Oleh karena itu, kesiapan terhadap potensi keadaan darurat menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.
Dalam kegiatan inspeksi tersebut, tim melakukan pendataan terhadap sarana dan sistem proteksi kebakaran yang tersedia. Pendataan dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai keberadaan sarana pendukung proteksi kebakaran di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut.
Selain melakukan pendataan, Tim Inspektur Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Jombang juga melaksanakan pengecekan fungsi sarana dan sistem proteksi kebakaran. Pengecekan ini dilakukan sebagai bagian dari kegiatan inspeksi untuk melihat kondisi serta fungsi dari sarana dan sistem yang tersedia.
Kesiapan sarana dan sistem proteksi kebakaran merupakan salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan. Ketika terjadi kondisi darurat, sarana yang tersedia diharapkan dapat digunakan sesuai dengan fungsinya untuk mendukung penanganan awal serta membantu proses penyelamatan.
Melalui kegiatan inspeksi ini, BPBD Kabupaten Jombang terus mendorong pentingnya perhatian terhadap kesiapsiagaan kebakaran di berbagai lingkungan dan fasilitas pelayanan masyarakat. Upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan, tetapi juga membutuhkan dukungan dari seluruh pengelola, pengguna, dan pihak yang berada di lingkungan fasilitas tersebut.
Kegiatan inspeksi sarana dan sistem proteksi kebakaran juga menjadi bagian dari langkah untuk membangun kesadaran akan pentingnya kesiapan menghadapi potensi keadaan darurat. Dengan adanya sarana dan sistem proteksi yang tersedia serta dapat berfungsi sebagaimana mestinya, kesiapsiagaan di lingkungan fasilitas pelayanan dapat terus ditingkatkan.
BPBD Kabupaten Jombang melalui unsur Pusdalops dan Tim Inspektur Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan terus melaksanakan berbagai kegiatan pencegahan dan kesiapsiagaan sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko. Kegiatan tersebut dilakukan melalui berbagai pendekatan, mulai dari edukasi dan sosialisasi, pemeriksaan sarana, hingga kegiatan lain yang mendukung peningkatan kesadaran dan kesiapan menghadapi potensi bahaya.
Melalui pelaksanaan inspeksi di RS Nahdlatul Ulama Jombang ini, diharapkan perhatian terhadap keberadaan dan fungsi sarana serta sistem proteksi kebakaran dapat terus ditingkatkan. Kesiapsiagaan yang dibangun sejak dini menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai kemungkinan keadaan darurat.
Pencegahan merupakan langkah awal yang penting dalam upaya menghadapi bahaya kebakaran. Dengan kesiapan sarana, sistem proteksi yang diperhatikan, serta kesadaran bersama terhadap potensi risiko, lingkungan yang lebih siap dan aman dapat terus diwujudkan.
BPBD Kabupaten Jombang akan terus berupaya menjalankan tugas dan fungsi dalam bidang pencegahan, kesiapsiagaan, penanganan keadaan darurat, serta pelayanan kepada masyarakat. Kolaborasi dan kepedulian dari seluruh pihak menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang lebih tangguh dan siap menghadapi berbagai potensi ancaman.
#KitajagaALAMjagakita
#tetepsemangatanposambat
#PantangPulangSebelumPadam


