Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) terus memperkuat upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan simulasi penanggulangan bencana angin puting beliung yang dilaksanakan pada Rabu, 28 Januari 2026, bertempat di MPM Distributor Jombang, Desa Pagerwojo, Kecamatan Perak.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk edukasi sekaligus latihan praktis guna meningkatkan pemahaman peserta terhadap karakteristik bencana angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba, berdurasi singkat, namun memiliki daya rusak tinggi. Wilayah Kabupaten Jombang sendiri termasuk daerah yang memiliki potensi kejadian angin puting beliung, terutama pada masa peralihan musim, sehingga kesiapsiagaan seluruh unsur masyarakat menjadi hal yang sangat penting.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan proses registrasi dan pendataan peserta, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dasar penanggulangan bencana angin puting beliung oleh tim Pusdalops BPBD Jombang. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan tanda-tanda awal terjadinya angin kencang, langkah-langkah penyelamatan diri, prosedur evakuasi, serta pentingnya komunikasi dan koordinasi saat situasi darurat berlangsung.

Tidak hanya penyampaian teori, peserta juga dilibatkan langsung dalam simulasi keadaan darurat. Dalam sesi ini, peserta mempraktikkan skenario penanganan saat terjadi angin puting beliung, mulai dari perlindungan diri di dalam bangunan, pengamanan lingkungan sekitar, hingga prosedur evakuasi aman. Simulasi ini bertujuan membangun refleks kesiapsiagaan sehingga peserta mampu bertindak cepat, tepat, dan tidak panik ketika menghadapi kondisi nyata.

Melalui kegiatan ini, BPBD Jombang menekankan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha. Edukasi berkelanjutan dan latihan simulasi menjadi kunci dalam mengurangi risiko korban jiwa maupun kerugian material akibat bencana.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar hingga selesai, kemudian ditutup dengan evaluasi singkat sebelum tim Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jombang kembali ke markas. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya sadar bencana serta memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi potensi ancaman angin puting beliung di wilayah Kabupaten Jombang.