Wonosalam, 10 Juni 2026 – Upaya memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana terus dilakukan oleh BPBD Kabupaten Jombang bersama Kodim 0814/Jombang. Melalui kegiatan Aplikasi Teritorial Kodim 0814/Jombang Tahun Anggaran 2026, berbagai unsur pemerintah, aparat kewilayahan, dan masyarakat berkumpul di Gedung PDP Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam untuk meningkatkan pemahaman serta kesiapsiagaan terhadap ancaman bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Jombang.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 10 Juni 2026 ini merupakan bentuk sinergi antara Unit Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jombang, Kodim 0814/Jombang, dan Pemerintah Desa Panglungan dalam membangun budaya sadar bencana di tingkat masyarakat. Mengingat wilayah Kecamatan Wonosalam memiliki karakteristik geografis berupa daerah perbukitan dan pegunungan yang berpotensi mengalami berbagai ancaman bencana, peningkatan kapasitas masyarakat menjadi salah satu langkah strategis dalam upaya pengurangan risiko bencana.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Komandan Koramil yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Selanjutnya, Kepala Desa Panglungan menyampaikan sambutan sekaligus apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat desa dalam meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan terhadap potensi bencana di lingkungan sekitar.

Pada sesi utama, peserta mendapatkan materi penanggulangan bencana yang disampaikan oleh tim dari BPBD Kabupaten Jombang. Materi tersebut mencakup pengenalan jenis-jenis bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Jombang, langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan masyarakat, prosedur evakuasi mandiri, hingga pentingnya koordinasi dan komunikasi saat terjadi kondisi darurat. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam upaya penyelamatan diri dan lingkungan ketika bencana terjadi.

Tidak hanya penyampaian materi secara teoritis, kegiatan ini juga dilengkapi dengan simulasi penanganan bencana. Melalui simulasi tersebut, peserta dapat mempraktikkan secara langsung langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun refleks, meningkatkan keterampilan dasar kebencanaan, serta memperkuat koordinasi antar unsur yang terlibat dalam penanganan bencana di tingkat desa.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Diskusi interaktif dan simulasi lapangan menjadi sarana efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesiapsiagaan. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat tidak hanya mengetahui teori penanggulangan bencana, tetapi juga mampu menerapkannya secara nyata apabila sewaktu-waktu menghadapi kondisi darurat.

BPBD Kabupaten Jombang terus berkomitmen memperkuat kapasitas masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi, pelatihan, dan simulasi kebencanaan. Kolaborasi yang terjalin antara BPBD, TNI, pemerintah desa, serta masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan wilayah yang tangguh, siap siaga, dan mampu mengurangi risiko bencana secara berkelanjutan.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kegiatan Aplikasi Teritorial Kodim 0814/Jombang Tahun 2026 di Desa Panglungan menjadi langkah nyata dalam membangun masyarakat yang lebih siap, lebih tangguh, dan lebih peduli terhadap keselamatan lingkungan sekitarnya.