Dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kebencanaan, Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jombang turut ambil bagian dalam kegiatan DIKLATSAR XVII Medical Rescue Team (MRT) Fakultas Kedokteran Unisma Malang yang dilaksanakan di Lapangan Tembak Bedali, Lawang, Kabupaten Malang pada Kamis, 5 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi wadah pembekalan dasar bagi para calon anggota tim medis tanggap darurat agar memiliki kesiapan fisik, mental, serta keterampilan teknis dalam menghadapi situasi kebencanaan dan kondisi lapangan yang berisiko tinggi. Dalam sesi pelatihan, tim dari BPBD Jombang menyampaikan materi-materi penting yang berkaitan langsung dengan operasi penyelamatan di medan darurat.

Materi yang diberikan meliputi teknik penggunaan tali dalam operasi penyelamatan, pembuatan tandu darurat, serta prosedur evakuasi korban yang aman dan efektif. Peserta juga mendapatkan pembekalan tentang pembuatan bivak atau tempat perlindungan darurat, yang sangat penting dalam kondisi lapangan ketika akses terhadap fasilitas terbatas.

Melalui metode penyampaian yang interaktif, para peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga memahami aplikasi praktis di lapangan. Sesi tanya jawab menjadi momen penting bagi peserta untuk menggali pengalaman lapangan dari instruktur, sehingga materi yang diterima semakin aplikatif dan kontekstual dengan potensi kejadian bencana di wilayah Jawa Timur.

Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak relawan medis yang sigap, terampil, dan mampu bekerja dalam sistem penanggulangan bencana secara terpadu. Sinergi antara dunia pendidikan dan instansi penanggulangan bencana seperti BPBD menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap risiko bencana di masa mendatang.