Semangat belajar dan antusiasme tinggi terlihat dari ratusan siswa-siswi SMPN 4 Jombang yang mengikuti kegiatan sosialisasi dan simulasi pencegahan bahaya kebakaran yang diselenggarakan oleh Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang. Kegiatan yang berlangsung di Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang, Jalan KH. Wahid Hasyim No. 141, Kepanjen, Kecamatan Jombang ini menjadi sarana edukasi yang menarik sekaligus bermanfaat dalam membangun kesadaran keselamatan sejak usia sekolah.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB tersebut diawali dengan sambutan dari perwakilan guru pendamping yang menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kabupaten Jombang dan jajaran Pemadam Kebakaran atas kesempatan yang diberikan kepada para siswa untuk mengenal lebih dekat tugas-tugas kemanusiaan yang dijalankan oleh petugas pemadam kebakaran. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga pengalaman langsung yang jarang diperoleh di lingkungan sekolah.

Dalam sesi edukasi, para personel Damkar Jombang memperkenalkan berbagai tugas dan tanggung jawab petugas pemadam kebakaran yang tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga melaksanakan berbagai operasi penyelamatan, penanganan kondisi darurat, evakuasi hewan berbahaya, hingga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai mitigasi risiko bencana. Para siswa tampak antusias menyimak penjelasan mengenai peralatan pemadam kebakaran, kendaraan operasional, perlengkapan keselamatan, serta prosedur yang dilakukan ketika menerima laporan kejadian darurat.

Selain pengenalan profesi, peserta juga mendapatkan materi mengenai penyebab umum terjadinya kebakaran, cara mencegah kebakaran di lingkungan rumah maupun sekolah, serta langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat. Edukasi ini menjadi penting untuk menanamkan budaya sadar risiko sejak dini sehingga para pelajar mampu menjadi agen keselamatan di lingkungan sekitarnya.

Puncak kegiatan ditandai dengan pelaksanaan simulasi pemadaman kebakaran yang melibatkan siswa secara langsung. Para peserta diajarkan teknik pemadaman sederhana menggunakan alat tradisional serta diperkenalkan cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang benar dan aman. Dengan pendampingan personel Damkar, siswa berkesempatan mencoba memadamkan api secara langsung sehingga mampu memahami teori yang telah disampaikan sebelumnya melalui praktik lapangan yang menyenangkan dan edukatif.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan tentang kebakaran dan keselamatan, tetapi juga menumbuhkan rasa hormat terhadap profesi pemadam kebakaran sebagai garda terdepan dalam penanganan keadaan darurat. Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, para siswa memperoleh pengalaman berharga yang diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan, keberanian, serta kemampuan mengambil tindakan yang tepat saat menghadapi situasi darurat.

BPBD Kabupaten Jombang bersama Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan terus berkomitmen memperluas edukasi kebencanaan kepada berbagai kalangan, khususnya generasi muda. Dengan membangun pengetahuan dan keterampilan sejak dini, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih sadar, tangguh, dan siap menghadapi berbagai potensi risiko bencana maupun keadaan darurat di masa mendatang.

#KitajagaALAMjagakita
#tetepsemangatanposambat
#PantangPulangSebelumPadam