Upaya membangun budaya sadar bencana dan keselamatan sejak usia dini terus dilakukan oleh BPBD Kabupaten Jombang. Melalui Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD menyelenggarakan kegiatan Edukasi dan Sosialisasi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan bagi siswa-siswi SDN Kepuhkembeng 3 yang dilaksanakan di Taman Tirta Wisata, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, pada Jumat (31/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB ini dikemas secara interaktif dan menyenangkan agar materi keselamatan dapat dipahami dengan mudah oleh anak-anak. Tidak hanya diikuti oleh para siswa, kegiatan ini juga melibatkan wali anggota komunitas serta para pendamping sehingga pesan-pesan mengenai pencegahan kebakaran dapat tersampaikan secara lebih luas.

Acara diawali dengan sambutan dari perwakilan pelatih pendamping yang menyampaikan pentingnya memberikan edukasi kebencanaan kepada anak-anak sejak usia sekolah dasar. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan para peserta memiliki pengetahuan dasar mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat serta memahami pentingnya menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar.

Selanjutnya, Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jombang memperkenalkan berbagai jenis peralatan operasional yang digunakan dalam menjalankan tugas sehari-hari. Para siswa dikenalkan dengan fungsi kendaraan pemadam kebakaran, perlengkapan pelindung diri, hingga berbagai alat penyelamatan yang digunakan dalam operasi penanggulangan kebakaran maupun evakuasi. Suasana berlangsung penuh antusias karena peserta dapat melihat secara langsung perlengkapan yang selama ini hanya mereka lihat melalui media.

Selain mengenalkan peralatan, petugas juga memberikan pemahaman mengenai profesi pemadam kebakaran sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat saat terjadi kebakaran, penyelamatan korban kecelakaan, evakuasi hewan berbahaya, hingga berbagai kondisi kedaruratan lainnya. Melalui penjelasan tersebut, peserta memperoleh gambaran bahwa tugas pemadam kebakaran tidak hanya memadamkan api, tetapi juga melaksanakan berbagai misi kemanusiaan demi keselamatan masyarakat.

Pada sesi berikutnya, tim memberikan sosialisasi mengenai pencegahan bahaya kebakaran kepada para siswa dan wali pendamping. Materi yang disampaikan meliputi penyebab umum terjadinya kebakaran, pentingnya berhati-hati saat menggunakan sumber api maupun peralatan listrik, serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan rumah maupun sekolah. Peserta juga diajak untuk memahami pentingnya segera melaporkan kejadian kepada petugas apabila menemukan potensi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

Kegiatan edukasi ini menjadi salah satu bentuk komitmen BPBD Kabupaten Jombang dalam meningkatkan literasi kebencanaan di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan metode penyampaian yang komunikatif dan interaktif, diharapkan peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi agen penyebar informasi keselamatan bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

BPBD Kabupaten Jombang percaya bahwa penanggulangan bencana tidak hanya dilakukan saat terjadi keadaan darurat, tetapi juga dimulai melalui edukasi dan upaya pencegahan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya kesiapsiagaan, mengenali potensi risiko di sekitarnya, serta mampu mengambil tindakan yang tepat apabila menghadapi situasi darurat. Dengan sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat, budaya sadar bencana dapat terus tumbuh sehingga tercipta Kabupaten Jombang yang semakin tangguh, aman, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana.