Dalam rangka menanamkan budaya sadar keselamatan sejak usia dini, Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang melaksanakan kegiatan edukasi dan sosialisasi kebakaran kepada siswa-siswi TK Midanuttalin Jogoroto di kawasan Taman Tirta Wisata, Kabupaten Jombang, pada Senin, 25 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung penuh keceriaan ini diikuti oleh para siswa, guru pendamping, serta wali murid dengan antusias yang tinggi. Acara diawali dengan sambutan dari perwakilan guru pendamping yang menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kabupaten Jombang atas komitmennya dalam memberikan edukasi kebencanaan dan keselamatan kepada anak-anak sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang memperkenalkan berbagai peralatan pemadam kebakaran yang biasa digunakan saat bertugas di lapangan. Anak-anak diajak mengenal profesi pemadam kebakaran secara lebih dekat, mulai dari tugas-tugas penyelamatan, kendaraan operasional, hingga perlengkapan pelindung diri yang digunakan saat menangani berbagai kondisi darurat.

Suasana semakin meriah ketika para peserta mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung demonstrasi penggunaan peralatan pemadam kebakaran. Dengan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, anak-anak diajak memahami pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran tanpa menimbulkan rasa takut. Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga dapat diterima dengan baik oleh peserta didik usia dini.

Selain edukasi kepada siswa, tim juga memberikan sosialisasi kepada guru dan wali murid mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran di lingkungan rumah maupun sekolah. Beberapa materi yang disampaikan meliputi penggunaan peralatan listrik yang aman, pengawasan terhadap sumber api, serta tindakan yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran.

Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Jombang berharap kesadaran akan pentingnya keselamatan dan pencegahan kebakaran dapat tumbuh sejak usia dini. Edukasi yang diberikan tidak hanya menambah wawasan anak-anak tentang profesi pemadam kebakaran, tetapi juga membentuk karakter tanggap dan peduli terhadap keselamatan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh semangat, dan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kenangan sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk terus belajar tentang keselamatan dan kebencanaan.