Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Jombang dan sekitarnya mengakibatkan terjadinya banjir luapan di beberapa titik pada Sabtu malam. Peristiwa ini berdampak pada sejumlah desa, di antaranya Dusun Kalibening Desa Tanggalrejo Kecamatan Mojoagung, Desa Dukuhmojo, Desa Tejo, serta Desa Palrejo Kecamatan Sumobito. Air meluap hingga menggenangi halaman rumah warga dan jalan desa, sehingga sempat mengganggu aktivitas masyarakat setempat.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, banjir dipicu oleh tingginya curah hujan yang menyebabkan debit air meningkat secara signifikan. Selain itu, adanya sumbatan pada aliran air di jembatan akibat rumpun bambu yang terbawa arus turut memperparah kondisi, hingga akhirnya air meluap ke permukiman warga. Kejadian ini dengan cepat dilaporkan oleh masyarakat kepada petugas, sebagai bentuk kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kabupaten Jombang melalui Pusdalops PB segera melakukan koordinasi internal serta berkomunikasi dengan perangkat desa setempat untuk melakukan pemantauan situasi secara intensif. Langkah cepat ini dilakukan guna memastikan kondisi di lapangan dapat segera dikendalikan, serta untuk mengantisipasi potensi dampak lanjutan yang lebih luas.

Dalam proses penanganan, sinergi antara BPBD, perangkat desa, relawan, dan masyarakat menjadi kunci utama. Kehadiran unsur Agisena, Semar, serta partisipasi aktif warga menunjukkan kuatnya kolaborasi dalam menghadapi bencana. Upaya pemantauan dan koordinasi yang dilakukan secara terpadu mampu mempercepat proses penanganan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat terdampak.

Seiring berjalannya waktu, kondisi banjir di seluruh titik terdampak dilaporkan telah berangsur surut hingga kembali normal. Genangan air yang sebelumnya menutup halaman rumah dan jalan desa kini telah hilang, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan seperti biasa. Meski demikian, kewaspadaan tetap menjadi hal penting mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan peran aktif masyarakat dalam menghadapi bencana. Respons cepat dari BPBD Kabupaten Jombang bersama seluruh unsur terkait membuktikan bahwa kolaborasi yang solid mampu meminimalisir dampak bencana serta mempercepat pemulihan kondisi di lapangan.

-

-

-

-