Respon cepat kembali ditunjukkan oleh Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Jombang dalam menangani kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Jalan Hayam Wuruk Nomor 4, Desa Kepanjen, Kabupaten Jombang, pada Minggu (9/8/2026). Berkat laporan cepat dari warga dan kesigapan petugas di lapangan, kobaran api yang sempat mengancam kawasan permukiman berhasil dipadamkan sebelum meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Peristiwa bermula sekitar pukul 18.45 WIB, ketika seorang petugas keamanan (security), Bapak Ribut Purna (37), melihat seorang anak membakar sampah di area lahan kosong yang berada tidak jauh dari permukiman warga. Kondisi cuaca yang kering disertai embusan angin menyebabkan percikan api dengan cepat menyambar ilalang dan vegetasi kering di sekitar lokasi, sehingga kobaran api semakin membesar dan mulai menjalar ke lahan kosong seluas kurang lebih 24 x 50 meter persegi.

Menyadari besarnya potensi bahaya apabila api terus berkembang, Bapak Ribut Purna segera melaporkan kejadian tersebut kepada Pos Pemadam Kebakaran Jombang. Laporan diterima petugas pada pukul 18.49 WIB dan langsung diteruskan kepada pimpinan sebagai dasar pelaksanaan operasi penanganan darurat.

Tanpa menunggu lama, pada pukul 18.50 WIB, satu unit Fire Pumper Truck beserta satu unit Supply Truck dan personel Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Jombang segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Hanya dalam waktu beberapa menit, tepatnya sekitar pukul 18.57 WIB, tim telah tiba di lokasi dan langsung melaksanakan proses pemadaman disertai pembasahan pada seluruh area yang terbakar guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.

Proses penanganan berlangsung secara cepat dan terukur. Petugas melakukan penyemprotan pada seluruh area yang terdampak serta memeriksa titik-titik rawan untuk memastikan bara api benar-benar padam. Berkat koordinasi yang baik antara personel pemadam, petugas keamanan, dan masyarakat sekitar, api berhasil dikendalikan tanpa sempat merambat ke bangunan maupun rumah penduduk yang berada di sekitar lokasi.

Sekitar pukul 19.20 WIB, seluruh proses pemadaman dinyatakan selesai dan kondisi lokasi dinyatakan aman. Tim kemudian kembali ke markas setelah memastikan tidak terdapat lagi potensi kebakaran susulan.

Kejadian ini kembali menjadi pengingat bahwa aktivitas pembakaran sampah di ruang terbuka, terutama pada musim kemarau, memiliki risiko yang sangat tinggi. Vegetasi yang mengering serta hembusan angin dapat menyebabkan api menjalar dengan sangat cepat sehingga sulit dikendalikan apabila tidak segera ditangani. Bahkan kobaran api yang awalnya terlihat kecil dapat berkembang menjadi ancaman serius bagi permukiman maupun fasilitas umum di sekitarnya.

BPBD Kabupaten Jombang mengapresiasi kepedulian masyarakat, khususnya Bapak Ribut Purna, yang sigap melaporkan kejadian sehingga petugas dapat segera melakukan penanganan. Kolaborasi antara masyarakat dan petugas menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak kebakaran serta melindungi keselamatan warga.

BPBD Kabupaten Jombang juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama di musim kemarau ketika kondisi lingkungan sangat mudah terbakar. Selain itu, masyarakat diharapkan segera menghubungi layanan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran, sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sebelum api berkembang menjadi lebih besar. Semangat gotong royong dan kepedulian bersama menjadi kunci dalam menjaga keamanan lingkungan serta mewujudkan Kabupaten Jombang yang tangguh terhadap ancaman kebakaran.

-