Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang kembali melanda wilayah Kabupaten Jombang pada Kamis, 02 April 2026 sekitar pukul 14.05 WIB. Kondisi tersebut mengakibatkan pohon tumbang di dua lokasi berbeda, yakni di Jalan Dokter Sutomo 1, Kelurahan Kepanjen, serta di kawasan Perum Pondok Indah, Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang.
Peristiwa ini bermula pada siang hari sekitar pukul 13.50 WIB, ketika hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Jombang dan sekitarnya. Dalam waktu singkat, kondisi cuaca yang cukup ekstrem tersebut menyebabkan beberapa pohon tidak mampu menahan terpaan angin hingga akhirnya roboh.
Di kedua lokasi kejadian, pohon tumbang dilaporkan menimpa kabel listrik serta menutup badan jalan, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas lalu lintas. Warga yang melintas dan mengetahui kejadian tersebut segera melaporkan kepada Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jombang untuk segera ditindaklanjuti.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kabupaten Jombang melalui Pusdalops langsung melakukan koordinasi dengan pimpinan dan segera memberangkatkan satu tim menuju lokasi kejadian. Tim tiba di lokasi dalam waktu singkat dan langsung melakukan penanganan berupa pemotongan serta pembersihan pohon tumbang yang menutup akses jalan.
Proses penanganan dilakukan dengan memperhatikan faktor keselamatan, terutama karena adanya kabel yang terdampak. Oleh karena itu, koordinasi dengan pihak terkait seperti PLN menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan berjalan aman dan tidak menimbulkan risiko lanjutan.
Kegiatan penanganan ini juga melibatkan berbagai unsur, di antaranya Dinas PUPR Kabupaten Jombang, Dinas Lingkungan Hidup, PLN ULP Jombang, serta dukungan dari masyarakat setempat. Sinergi lintas sektor ini mempercepat proses evakuasi dan pembersihan di lapangan.
Setelah dilakukan penanganan hingga sekitar pukul 15.30 WIB, pohon tumbang berhasil dipotong dan dibersihkan sepenuhnya. Akses jalan di kedua lokasi tersebut kembali normal dan dapat dilalui oleh masyarakat dengan aman.
BPBD Kabupaten Jombang mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, khususnya saat hujan deras disertai angin kencang. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan kondisi berbahaya seperti pohon rawan tumbang atau gangguan lainnya, sehingga dapat segera ditangani dengan cepat.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi bencana hidrometeorologi. Dengan respons cepat, koordinasi yang baik, serta dukungan masyarakat, dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan secara optimal.



