Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jombang pada Sabtu, 28 Maret 2026 sekitar pukul 18.15 WIB. Kondisi cuaca ekstrem tersebut menyebabkan berbagai dampak di beberapa titik, mulai dari pohon tumbang hingga robohnya papan reklame yang mengganggu aktivitas masyarakat.
Berdasarkan laporan yang diterima oleh Pusdalops BPBD Kabupaten Jombang, kejadian angin kencang berdampak di beberapa lokasi, antara lain:
1. Desa Kaliwungu, Kecamatan Jombang;
2. Dusun Geneng, Kelurahan Jombatan, Kecamatan Jombang;
3. Desa Sengon, Kabupaten Jombang;
4. Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek;
5. Desa Sukomulyo, Kecamatan Mojowarno.
Peristiwa ini bermula sejak sore hari sekitar pukul 17.00 WIB, ketika hujan turun dengan intensitas cukup tinggi disertai hembusan angin kencang di wilayah Jombang dan sekitarnya. Kondisi tersebut menyebabkan beberapa pohon tidak mampu menahan terpaan angin hingga akhirnya tumbang dan menutup badan jalan di sejumlah titik. Selain itu, papan reklame di salah satu lokasi juga dilaporkan roboh akibat kuatnya angin.
Dampak yang ditimbulkan tidak hanya menghambat arus lalu lintas, namun juga sempat menimbulkan potensi bahaya bagi pengguna jalan, termasuk adanya kendaraan yang tertimpa pohon tumbang. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkan ke Pusdalops BPBD Kabupaten Jombang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kabupaten Jombang melalui Pusdalops segera melakukan koordinasi dengan pimpinan dan langsung memberangkatkan tim menuju lokasi kejadian. Tim tiba di lokasi dalam waktu singkat dan segera melakukan upaya penanganan berupa pemotongan dan pembersihan pohon tumbang, serta penanganan papan reklame yang roboh agar tidak membahayakan masyarakat.
Proses penanganan dilakukan dengan cepat dan terkoordinasi, melibatkan berbagai unsur terkait seperti Satlantas Polres Jombang, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR Kabupaten Jombang, PLN, serta dukungan dari masyarakat setempat. Sinergi antar instansi ini menjadi kunci dalam mempercepat proses evakuasi dan pembersihan di lapangan.
Setelah dilakukan penanganan hingga malam hari, seluruh material pohon tumbang dan papan reklame yang roboh berhasil dibersihkan. Arus lalu lintas di lokasi terdampak pun kembali normal dan dapat dilalui oleh masyarakat tanpa hambatan.
BPBD Kabupaten Jombang mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat terjadi hujan deras yang disertai angin kencang. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya seperti pohon rawan tumbang atau bangunan yang berisiko roboh, sehingga dapat segera dilakukan penanganan sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi bencana hidrometeorologi. Dengan koordinasi yang baik antara pemerintah, petugas di lapangan, dan masyarakat, diharapkan setiap kejadian dapat ditangani dengan cepat, tepat, dan mampu meminimalisir risiko serta kerugian yang ditimbulkan.




