Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jombang pada Sabtu (21/2/2026) sore. Dampak kejadian ini cukup luas, mulai dari pohon tumbang yang menutup badan jalan hingga kerusakan pada rumah warga, tempat usaha, dan fasilitas umum di beberapa desa di Kecamatan Jogoroto dan Kecamatan Peterongan.

Wilayah terdampak meliputi Desa Ngumpul dan Desa Tambar di Kecamatan Jogoroto, serta Desa Kebontemu, Dusun Klagen, Desa Kepuhkembeng, Dusun Kembeng, hingga lingkungan MI Miftahul Ulum di Kecamatan Peterongan. Hembusan angin yang cukup kuat menyebabkan beberapa pohon besar tumbang dan menghambat akses transportasi warga karena menutup seluruh badan jalan di sejumlah titik.

Selain gangguan lalu lintas, angin kencang juga mengakibatkan sedikitnya enam rumah warga mengalami kerusakan dengan kategori ringan hingga sedang. Dua unit tempat usaha dilaporkan turut terdampak dengan tingkat kerusakan ringan. Di salah satu lokasi, atap area parkir juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan angin.

Dalam kejadian tersebut, satu orang warga sempat tertimpa pohon tumbang. Beruntung korban tidak mengalami luka serius dan masih dapat melanjutkan aktivitasnya. Meski tidak menimbulkan korban berat, peristiwa ini sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat setempat.

Berdasarkan laporan lapangan, hujan disertai angin kencang mulai terjadi di wilayah Jombang dan sekitarnya pada sore hari. Beberapa waktu kemudian, warga menemukan adanya pohon tumbang yang menutup jalan di wilayah Jogoroto dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada Pusdalops BPBD Jombang.

Menindaklanjuti laporan, Pusdalops BPBD Jombang segera mengerahkan tiga tim lengkap dengan peralatan menuju lokasi terdampak. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon tumbang agar akses jalan kembali normal. Penanganan lanjutan juga dilakukan keesokan harinya untuk memastikan seluruh titik terdampak telah aman.

Operasi penanganan melibatkan berbagai unsur lintas sektor, antara lain Unit Operasi Pusdalops, AGISENA BPBD Provinsi Jawa Timur, PUPR Jombang, Polsek Peterongan, PLN Jombang, Dinas Lingkungan Hidup Jombang, perangkat desa, serta partisipasi aktif masyarakat.

Dalam kegiatan ini, tim menggunakan dua unit rescue car dan satu unit rescue truck milik BPBD Jombang, serta dukungan dua unit truk dari PUPR Jombang berikut perlengkapan pemotongan pohon.

Saat ini, seluruh pohon tumbang di beberapa titik terdampak telah berhasil dipotong dan dibersihkan sehingga akses jalan kembali normal. BPBD Jombang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat memasuki musim hujan yang disertai angin kencang.

Kolaborasi cepat antarinstansi dan warga kembali menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Jombang.