Upaya membangun budaya sadar bencana dan keselamatan terus dilakukan oleh BPBD Kabupaten Jombang melalui Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang. Kali ini, kegiatan sosialisasi dan simulasi penanggulangan bencana digelar bersama seluruh staf guru serta siswa-siswi SMA PGRI 2 Jombang yang berlangsung di halaman sekolah pada Kamis, 11 Juni 2026.
Kegiatan edukatif ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kesiapsiagaan warga sekolah terhadap berbagai potensi keadaan darurat yang dapat terjadi di lingkungan sekitar, khususnya kebakaran dan ancaman hewan berbahaya. Selain memberikan pemahaman teoritis, peserta juga mendapatkan pengalaman praktik langsung sehingga materi yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Acara diawali dengan sambutan dari Kepala SMA PGRI 2 Jombang yang menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kabupaten Jombang atas terselenggaranya kegiatan edukasi kebencanaan bagi para pelajar. Dalam sambutannya, pihak sekolah menegaskan pentingnya pembekalan pengetahuan mitigasi bencana sejak dini sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan tangguh terhadap risiko bencana.
Pada sesi materi, Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang memberikan pengenalan mengenai dasar-dasar kebencanaan, mulai dari pengertian bencana, langkah mitigasi, hingga tindakan yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat. Para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai jenis-jenis hewan berbahaya yang sering dijumpai di lingkungan masyarakat serta tata cara penanganan yang aman tanpa membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Selain itu, petugas memperkenalkan berbagai peralatan pemadam kebakaran yang digunakan dalam operasi lapangan. Para siswa diajak mengenal lebih dekat profesi pemadam kebakaran yang tidak hanya bertugas memadamkan api, tetapi juga menangani berbagai operasi penyelamatan, evakuasi, dan penanggulangan keadaan darurat lainnya. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi berlangsung.
Puncak kegiatan ditandai dengan pelaksanaan simulasi penanganan kebakaran yang melibatkan peserta secara langsung. Dalam simulasi tersebut, petugas memperagakan cara menangani kebakaran yang berasal dari tabung LPG serta memberikan pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) secara benar dan aman. Para siswa dan guru diberikan kesempatan untuk mencoba menggunakan APAR di bawah pendampingan petugas sehingga memperoleh pengalaman nyata dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai langkah-langkah pencegahan, penanganan awal kebakaran, serta pentingnya menjaga keselamatan diri dan lingkungan. Edukasi semacam ini menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh, peduli, dan siap menghadapi berbagai potensi risiko bencana di masa depan.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat. Sinergi antara BPBD Kabupaten Jombang, Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang, serta pihak SMA PGRI 2 Jombang menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam membangun budaya sadar bencana dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.

