Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran, Personil Pos Damkar Ploso BPBD Kabupaten Jombang melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran kepada siswa-siswi SMP Negeri Kudu pada Selasa, 26 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini menjadi bagian dari komitmen BPBD Jombang dalam membangun budaya sadar bencana sejak usia sekolah.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala SMP Negeri Kudu yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim Damkar Jombang dalam memberikan edukasi yang sangat bermanfaat bagi para peserta didik. Dalam kesempatan tersebut, para siswa mendapatkan materi mengenai penyebab terjadinya kebakaran, langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan rumah maupun sekolah, serta tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat kebakaran.

Tim Damkar Ploso juga memperkenalkan berbagai teknik dasar penanggulangan kebakaran secara sederhana dan mudah dipahami. Melalui penyampaian materi yang interaktif, para siswa diajak untuk lebih mengenali potensi risiko kebakaran dan pentingnya menjaga keselamatan diri serta lingkungan sekitar.

Tidak hanya menerima materi teori, para peserta juga berkesempatan mengikuti praktik pemadaman api menggunakan alat pemadam tradisional. Sesi praktik ini menjadi pengalaman yang menarik sekaligus edukatif karena siswa dapat merasakan secara langsung bagaimana cara melakukan pemadaman api dengan benar dan aman di bawah pendampingan petugas Damkar.

Antusiasme para siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif bertanya, berdiskusi, serta mengikuti setiap tahapan simulasi yang diberikan. Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa tidak hanya memahami pentingnya pencegahan kebakaran, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi di lingkungan keluarga dan masyarakat.

BPBD Kabupaten Jombang melalui Pos Damkar Ploso akan terus mendorong kegiatan edukasi dan sosialisasi kebencanaan kepada berbagai kalangan sebagai langkah preventif untuk menciptakan masyarakat yang lebih tangguh, waspada, dan siap menghadapi potensi bencana, khususnya kebakaran.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan pencegahan kebakaran dapat tertanam sejak dini sehingga mampu meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan apabila terjadi keadaan darurat di masa mendatang.