Upaya membangun budaya sadar bencana sejak usia dini kembali dilakukan oleh Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jombang melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi yang melibatkan siswa dari RA Muslimat 24 Kauman Mojoagung dan RA Darussalam Kayangan Diwek. Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan Taman Tirta Wisata, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, dengan suasana yang penuh antusiasme dan keceriaan.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan guru pendamping yang menekankan pentingnya edukasi kebencanaan bagi anak-anak sejak usia dini. Selanjutnya, tim Damkar Jombang memberikan pengenalan mengenai profesi pemadam kebakaran, tugas-tugasnya, serta peran pentingnya dalam membantu masyarakat saat terjadi kondisi darurat.

Dalam sesi edukasi, peserta dikenalkan dengan berbagai peralatan pemadam kebakaran beserta fungsi dan kegunaannya. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dan komunikatif, sehingga anak-anak dapat memahami dengan mudah sekaligus merasa terhibur. Momen ini juga dimanfaatkan untuk membangun kedekatan antara petugas dengan peserta didik, sehingga menumbuhkan rasa percaya dan keberanian dalam menghadapi situasi darurat.

Tidak hanya berfokus pada anak-anak, kegiatan ini juga memberikan sosialisasi kepada para guru dan wali murid terkait langkah-langkah pencegahan bahaya kebakaran di lingkungan rumah maupun sekolah. Materi yang disampaikan meliputi penggunaan listrik yang aman, kewaspadaan saat beraktivitas di dapur, serta pentingnya kesiapan dalam menghadapi potensi kebakaran.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak tidak hanya mengenal profesi pemadam kebakaran, tetapi juga mulai memahami pentingnya keselamatan diri dan lingkungan. Edukasi seperti ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi yang tangguh, sadar risiko, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana di masa depan.

Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang terus berkomitmen untuk hadir tidak hanya dalam penanganan darurat, tetapi juga dalam upaya pencegahan melalui edukasi berkelanjutan kepada masyarakat.