Kebakaran terjadi di sebuah tempat usaha berupa pabrik serbuk milik CV. Anugrah Miha Tami yang berlokasi di Desa Rejoslamet, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, pada Sabtu, 30 Mei 2026. Peristiwa ini menghanguskan bangunan pabrik serbuk dengan luas sekitar 17 x 18 meter persegi dan sempat menimbulkan kekhawatiran warga karena kobaran api terlihat cukup besar sejak pagi hari.

Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 06.05 WIB saat seorang pengendara sepeda motor melintas di sekitar lokasi dan melihat api telah membesar membakar bangunan pabrik. Menyadari potensi bahaya yang dapat mengancam bangunan lain di sekitarnya, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.

Mendapat laporan tersebut, Pos Damkar Ngoro segera melakukan koordinasi dan mengerahkan personel beserta armada pemadam menuju lokasi kejadian. Tim bergerak cepat untuk memastikan api tidak semakin meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman secara intensif disertai pembasahan pada titik-titik yang masih berpotensi menimbulkan api kembali.

Proses penanganan berlangsung selama beberapa jam mengingat material serbuk yang mudah terbakar dan menghasilkan panas tinggi. Berkat kerja keras petugas pemadam kebakaran yang didukung berbagai unsur terkait, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya. Penanganan dinyatakan selesai pada pukul 11.55 WIB dan seluruh personel kembali ke markas setelah memastikan lokasi dalam kondisi aman.

Keberhasilan operasi pemadaman ini tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak yang terlibat, antara lain Pos Damkar Ngoro, Pos Damkar Mojoagung, Pos Damkar Jombang, Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jombang, Agen Bencana Provinsi Jawa Timur, Polsek Mojowarno, Koramil Mojowarno, perangkat desa setempat, relawan SEMAR, GATANA, PLN, serta masyarakat sekitar yang turut membantu kelancaran proses penanganan di lapangan.

Dalam operasi ini, petugas mengerahkan dua unit fire pumper truck, satu unit supply truck, serta berbagai peralatan pendukung pemadaman untuk mempercepat pengendalian api. Berkat respons cepat dan koordinasi yang baik, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan maupun area lain di sekitar lokasi kejadian.

BPBD Kabupaten Jombang mengimbau seluruh pelaku usaha untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada lokasi yang menyimpan bahan mudah terbakar. Pemeriksaan rutin instalasi listrik, penyediaan alat pemadam api ringan (APAR), serta penerapan prosedur keselamatan kerja yang baik menjadi langkah penting dalam mencegah terjadinya kebakaran dan meminimalkan risiko kerugian yang lebih besar di kemudian hari.

#KitajagaALAMjagakita #tetepsemangatanposambat #PantangPulangSebelumPadam