Kesiapsiagaan dan respons cepat kembali ditunjukkan oleh Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Jombang dalam menangani kebakaran lahan yang berpotensi mengancam kawasan permukiman di Dusun Sengon, Desa Sengon, Kecamatan Jombang, pada Sabtu, 4 Juli 2026. Berkat laporan cepat masyarakat dan gerak sigap petugas, kobaran api yang membakar lahan kosong seluas kurang lebih 700 meter persegi berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke rumah-rumah warga di sekitarnya.

Peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WIB ketika seorang warga membakar sampah di depan rumahnya. Setelah api dinyalakan, pembakaran tersebut ditinggalkan tanpa pengawasan. Akibat kondisi cuaca yang kering serta hembusan angin, api dengan cepat membesar dan merambat ke lahan kosong yang dipenuhi rumput serta semak-semak kering. Dalam waktu singkat, kobaran api semakin meluas dan mendekati kawasan permukiman sehingga menimbulkan kepanikan warga.

Melihat situasi yang semakin berbahaya, warga sekitar berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya. Namun besarnya kobaran api serta cepatnya penyebaran membuat upaya tersebut belum berhasil menghentikan laju api. Menyadari risiko yang semakin besar, masyarakat segera menghubungi Pos Pemadam Kebakaran Jombang pada pukul 16.15 WIB untuk meminta bantuan.

Sesaat setelah laporan diterima, Pos Damkar Jombang langsung meneruskan informasi kepada pimpinan dan mengerahkan satu tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menuju lokasi dengan membawa Fire Pumper Truck beserta perlengkapan pemadaman. Tim diberangkatkan pada pukul 16.17 WIB dan berhasil tiba di lokasi hanya lima menit kemudian, tepat pada pukul 16.22 WIB.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan penilaian situasi dan memulai operasi pemadaman dengan prioritas utama menghentikan penyebaran api menuju area permukiman. Proses pemadaman dilakukan secara intensif dengan penyemprotan air pada titik api utama serta pembuatan batas basah untuk memutus jalur rambatan api. Setelah kobaran berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan (pembasahan) secara menyeluruh guna memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.

Berkat koordinasi yang baik antara Tim Pemadam Kebakaran Pos Damkar Jombang, Unit Operasi Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Jombang, serta dukungan masyarakat sekitar, proses penanganan berlangsung aman dan efektif. Setelah hampir dua jam melakukan operasi pemadaman dan pendinginan, pada pukul 17.59 WIB api dinyatakan berhasil dipadamkan sepenuhnya. Tim kemudian melakukan pengecekan akhir di seluruh area terdampak sebelum kembali ke markas.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa aktivitas pembakaran sampah secara terbuka tanpa pengawasan memiliki risiko yang sangat besar, terutama saat kondisi cuaca panas dan angin cukup kencang. Api yang awalnya kecil dapat berkembang menjadi kebakaran lahan yang mengancam keselamatan jiwa, permukiman, maupun lingkungan apabila tidak segera dikendalikan.

BPBD Kabupaten Jombang mengimbau seluruh masyarakat agar menghindari pembakaran sampah di lahan terbuka, tidak meninggalkan api tanpa pengawasan, serta segera melaporkan setiap kejadian kebakaran kepada petugas apabila api mulai sulit dikendalikan. Upaya pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian lebih besar.

Melalui pelayanan yang cepat, profesional, dan responsif, BPBD Kabupaten Jombang terus berkomitmen memberikan perlindungan kepada masyarakat dalam setiap kondisi darurat. Sinergi antara pemerintah, petugas lapangan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan lingkungan serta meminimalkan dampak bencana.

Dengan semangat #KitajagaALAMjagakita, #tetepsemangatanposambat, dan #PantangPulangSebelumPadam, BPBD Kabupaten Jombang akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik, mengedepankan upaya pencegahan, serta memperkuat budaya sadar bencana demi mewujudkan Jombang yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai potensi keadaan darurat.