Respons cepat kembali ditunjukkan oleh Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Jombang dalam menangani kebakaran yang melanda sebuah rumah warga di Dusun Balongmojo, RT 003/RW 010, Desa Gedongombo, Kecamatan Ploso, pada Rabu, 22 Juli 2026. Berkat koordinasi yang baik antara petugas pemadam, aparat setempat, dan masyarakat, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak merambat ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa bermula sekitar pukul 09.35 WIB, ketika seorang warga melihat kepulan asap keluar dari rumah milik Bapak Fatkur Roji. Menyadari adanya tanda-tanda kebakaran, warga sekitar segera berdatangan untuk memberikan pertolongan dengan melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Namun, karena material bangunan dan barang-barang di dalam rumah mudah terbakar, kobaran api terus membesar dan sulit dikendalikan.

Melihat situasi yang semakin membahayakan, pada pukul 09.42 WIB warga segera menghubungi Pos Pemadam Kebakaran Ploso untuk meminta bantuan penanganan. Laporan diterima petugas pada pukul 09.45 WIB dan langsung diteruskan kepada pimpinan sebagai dasar pemberangkatan tim menuju lokasi kejadian.

Hanya berselang beberapa menit, tepat pada pukul 09.47 WIB, Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pos Damkar Ploso bergerak menuju lokasi dengan membawa satu unit Fire Pumper Truck dan dua unit Fire Supply Truck beserta seluruh perlengkapan operasional. Tim tiba di lokasi pada pukul 09.55 WIB dan segera melakukan pemadaman secara intensif dengan fokus menghentikan penyebaran api yang berpotensi merambat ke bangunan lain di kawasan permukiman.

Petugas melaksanakan proses pemadaman secara sistematis, dilanjutkan dengan pembasahan (cooling) pada seluruh bagian bangunan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa. Proses pembasahan menjadi langkah penting guna mencegah munculnya titik api baru yang dapat memicu kebakaran susulan setelah api utama berhasil dipadamkan.

Akibat kejadian tersebut, sebuah rumah berukuran kurang lebih 4 x 8 meter beserta sebagian besar isi di dalamnya mengalami kerusakan akibat terbakar. Meskipun kerugian material tidak dapat dihindari, keberhasilan petugas mengendalikan kobaran api dalam waktu relatif singkat berhasil mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.

Penanganan insiden ini melibatkan sinergi berbagai unsur, di antaranya Pos Damkar Ploso, Perangkat Desa Gedongombo, Babinsa Desa Gedongombo, Polsek Ploso, Agisena BPBD Provinsi Jawa Timur, serta masyarakat setempat. Kolaborasi yang solid tersebut menjadi faktor penting dalam mempercepat proses penanganan sekaligus menjaga keamanan lingkungan selama operasi berlangsung.

Pada pukul 11.15 WIB, proses pemadaman dan pembasahan dinyatakan selesai. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan situasi di lokasi telah dinyatakan aman. Selanjutnya, tim melakukan pengecekan akhir terhadap area terdampak sebelum kembali ke markas untuk bersiaga menghadapi potensi kejadian lainnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal. BPBD Kabupaten Jombang mengimbau masyarakat untuk secara rutin memeriksa instalasi listrik, menggunakan peralatan elektronik sesuai standar keamanan, serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan. Langkah-langkah sederhana tersebut dapat menjadi upaya efektif dalam mencegah terjadinya kebakaran yang berpotensi menimbulkan kerugian besar.

BPBD Kabupaten Jombang juga mengajak masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran atau kondisi darurat lainnya sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. Kecepatan pelaporan serta kerja sama seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak bencana dan menyelamatkan jiwa maupun harta benda.

Dengan semangat #KitajagaALAMjagakita, #tetepsemangatanposambat, dan #PantangPulangSebelumPadam, BPBD Kabupaten Jombang terus berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis dalam setiap penanganan kejadian, sekaligus memperkuat budaya kesiapsiagaan masyarakat menuju Kabupaten Jombang yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana maupun kebakaran.