Kebakaran melanda sebuah bangunan usaha di Dusun Mojolegi, Desa Dukuhmojo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang pada Kamis sore, 21 Mei 2026. Peristiwa yang menghanguskan area ruko dan kantor administrasi usaha tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga karena kobaran api dan kepulan asap terlihat membesar di kawasan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat.
Kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 15.08 WIB saat Kapolsek Mojoagung melaksanakan patroli rutin di wilayah setempat. Dari lokasi patroli, terlihat kepulan asap tebal yang berasal dari ruko milik Ibu Wiwik (40 tahun). Menyadari potensi bahaya yang dapat meluas dengan cepat, laporan segera diteruskan kepada Pos Damkar Mojoagung untuk mendapatkan penanganan darurat.
Merespons laporan tersebut, Pos Damkar Mojoagung segera meneruskan informasi kepada pimpinan dan memberangkatkan personel menuju lokasi kejadian. Tim bergerak cepat dengan membawa armada dan perlengkapan pemadaman untuk mencegah api menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.
Sesampainya di lokasi, petugas mendapati api telah membakar sejumlah bagian bangunan yang digunakan sebagai kantor administrasi travel haji, ruko oleh-oleh makanan, serta ruko pakaian impor dengan luasan kurang lebih 7 x 35 meter. Kondisi bangunan yang berisi berbagai material mudah terbakar menyebabkan api berkembang cukup cepat sehingga memerlukan penanganan intensif dan terkoordinasi.
Proses pemadaman dilakukan secara menyeluruh dengan strategi pemadaman dan pembasahan guna memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi memicu kebakaran ulang. Tim gabungan bekerja di tengah kondisi panas dan kepulan asap tebal demi mengendalikan situasi serta mengamankan area sekitar.
Dalam proses penanganan, unsur lintas instansi turut terlibat untuk mempercepat pengendalian keadaan. Pos Damkar Mojoagung, Pos Damkar Jombang, Pos Damkar Ngoro, Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jombang, Polsek Mojoagung, Koramil Mojoagung, relawan SEMAR, GATANA, perangkat desa, hingga masyarakat setempat bahu membahu membantu proses penanganan di lapangan.
Untuk mendukung operasi pemadaman, tim mengerahkan tiga unit fire pumper truck dan dua unit supply truck lengkap dengan perlengkapan pemadaman. Kolaborasi armada dan personel ini menjadi faktor penting dalam mengendalikan api agar tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Setelah melalui proses pemadaman dan pembasahan yang berlangsung selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman. Tim menyelesaikan penanganan pada pukul 17.35 WIB sebelum kembali ke markas.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta memastikan kesiapan sistem keamanan bangunan. Respon cepat petugas dan sinergi lintas unsur kembali menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat Kabupaten Jombang.
#KitajagaALAMjagakita
#tetepsemangatanposambat
#PantangPulangSebelumPadam



