Peristiwa kebakaran permukiman kembali terjadi di Kabupaten Jombang, tepatnya di Dusun Miagan, Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, pada Jumat pagi. Insiden yang terjadi sekitar pukul 07.18 – 09.10 WIB ini menghanguskan satu unit rumah milik warga beserta satu unit sepeda motor, dengan total kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kejadian bermula saat warga sekitar melihat kepulan asap dari rumah milik Bapak Abas (51 tahun). Dalam waktu singkat, api membesar dan menyebar ke seluruh bagian rumah. Warga yang berada di lokasi segera berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya, namun keterbatasan alat serta cepatnya penyebaran api membuat situasi sulit dikendalikan.
Laporan kemudian disampaikan ke Pos Damkar Mojoagung dan langsung ditindaklanjuti dengan pemberangkatan tim pemadam kebakaran menuju lokasi. Petugas yang tiba dengan sigap langsung melakukan pemadaman intensif disertai pembasahan untuk memastikan api tidak kembali menyala maupun merambat ke bangunan sekitar. Berkat respon cepat dan kerja sama yang solid, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya.
Penanganan kejadian ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari Pos Damkar Mojoagung, Jombang, dan Ngoro, Pusdalops BPBD, aparat kepolisian dan TNI, relawan seperti AGICENA, SEMAR, GATANA, AMITABA, hingga perangkat desa dan masyarakat setempat. Sinergi ini menjadi kunci utama dalam mempercepat proses penanganan di lapangan.
Berdasarkan hasil investigasi, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik yang berasal dari kamar bagian belakang rumah. Bangunan rumah berukuran sekitar 6 x 12 meter mengalami kerusakan berat, dengan estimasi kerugian mencapai kurang lebih Rp150 juta.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik. Pemeriksaan rutin serta penggunaan peralatan listrik yang aman dan sesuai standar sangat dianjurkan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
BPBD dan Damkar Kabupaten Jombang terus mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap kondisi darurat, sehingga dapat ditangani secara cepat dan tepat. Kolaborasi antara masyarakat dan petugas adalah kunci utama dalam menjaga keselamatan bersama.



