RELITA TIM PEMAKAMAN COVID – 19 BPBD JOMBANG

Kasus virus corona atau covid – 19 terus meningkat. Korban terpapar covid – 19 terus meningkat, korban kematian pun juga meningkat. Hingga saat ini masih belum ada tingkat penurunan tentang masalah kematian korban COVID – 19. Saat ini jumlah kematian masih mencapai puluhan jiwa. Perkembangan mengenai jumlah kematian ini bisa kami lihat dari data-data yang diberikan.
Pro kontra tim pemakaman dengan keluarga korban maupun dengan masyarakat sekitar yang merasa was-was dengan adanya jenazah COVID – 19 di sekitar lingkungan mereka. Kami tetap menjelaskan bahwa virus itu berada di dalam jenazah, begitu masuk ke dalam tanah maka virusnya pun ikut mati. Dan tidak mungkin bisa berkembang biak lagi. Masyarakat belum tau akan hal itu. Kami juga melakukan wawancara pada salah satu tim pemakaman yang bernama Zainudin. “Suka duka dari tim pemakaman sukanya kia bisa bermanfaat bagi orang lain dan meringankan beban keluarga yang terkonfirmasi positif covid – 19, dan kami juga bisa mencari pahala. Dukanya sewaktu-waktu kita harus siap saat mendapat panggilan waktu pemakaman, saya ambil contoh dari pengalaman saya ketika saya baru saja sampai rumah, saya sudah mendapat panggilan untuk melakukan pemakaman, saya dan rekan-rekan harus kembali lagi ke kantor untuk persiapan pemakaman. Duka ke dua takutnya puhak keluarga yang takut dengan tugas kita yang sangat mengkhawatirkan jadi kita juga harus bisa memberi penjlasan kepada merka”. Ujar Zainudin. Proses pemakaman pun harus sesuai prosedur yang telah ditetapkan dan tidak akan membahayakan masyarakat sekitar. Untuk keluarga dan warga yang akan menghadiri proses pemakaman diwajibkan memenuhi standar yang berlaku. Untuk menghindari kecurigaan keluarga dan masyarakat, kami juga tetap memproses pemulasaraan seperti agama yang di anut oleh jenazah.
Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk lebih cerdas lagi dalam berfikir maupun bertindak. Kita harus bisa bercermin dari mereka yang terpapar virus ini. Kami membuat perumpamaan “jika ada salah satu keluarga kalian yang terkonfirmasi positif COVID – 19, dan diperlakukan tidak wajar pasti juga akan merasakan tidak berkenan”. Kita sesama masyarakat harus bisa menghargai dan harus bisa menerima satu sama lain meskipun salah satu dari masyarakat terkonfirmasi positif COVID – 19.

#StaySafety #JombangKembaliSehat #SemangatTanpoSambat

Penulis : Siska Febiola Sherlyn Rahmadita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *